MARKET NEWS

Prajogo Punya Saham Prodia (PRDA), Chandra Asri (TPIA) Klaim Hanya Investasi Jangka Pendek

Rahmat Fiansyah 22/06/2026 15:13 WIB

Prajogo Pangestu tercatat memiliki saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) melalui perusahaannya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Prajogo Pangestu tercatat memiliki saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) melalui perusahaannya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). (Foto: Ist)

IDXChannel - Taipan Prajogo Pangestu tercatat memiliki saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) melalui perusahaannya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Kehadiran perseroan memicu spekulasi terkait investasi strategis di perusahaan jasa laboratorium tersebut.

Mengacu data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Chandra Asri menggenggam 13,89 juta saham PRDA, setara 1,48 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan. Angka tersebut belum memperhitungkan potensi di luar kepemilikan langsung mengingat adanya porsi reksa dana Henan Putihrai Asset Management (HPAM) pada Prodia.

Direktur SDM & Urusan Korporasi Chandra Asri Group, Suryandi menyebut, perseroan membeli saham PRDA pada April 2026. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pengelolaan portofolio investasi jangka pendek.

Suryandi mengatakan, perseroan memahami sebagai perusahaan publik, setiap aktivitas investasi yang dilakukan entitas Prajogo menarik perhatian pasar.

"Namun, perlu kami tegaskan bahwa investasi saham PRDA merupakan bagian dari pengelolaan portofolio keuangan yang bersifat nonstrategis dan tidak terkait dengan rencana ekspansi, akuisisi, kemitraan strategis, maupun perubahan fokus bisnis," katanya dalam keterangan tertulis dikutip Senin (22/6/2026).

Kepemilikan saham PRDA oleh Chandra Asri memang cukup mengejutkan karena perseroan memiliki bisnis yang tidak bersinggungan langsung dengan Prodia. Namun, Suryandi menilai, fokus perusahaan tetap pada bisnis inti (core business) yang ada.

"Kami tetap berfokus menjalankan strategi pertumbuhan jangka panjang dengan mengedepankan transparansi serta tata kelola perusahaan yang baik," katanya.

Selain itu, Suryani juga menilai, pembelian saham PRDA bersifat minoritas. Dengan demikian, perseroan tidak terlibat dalam kegiatan operasional, pengelolaan, maupun pengambilan keputusan bisnis Prodia.

Sebagai informasi, Prodia bukan satu-satunya emiten yang menjadi tempat Chandra Asri berinvestasi di luar grup. Sebelumnya ada PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) di mana perseroan tercatat memiliki saham sebesar 4,88 persen. 

Namun, berbeda dengan Prodia, perseroan hingga saat ini belum mengungkapkan keterangan resmi terkait kepemilikan saham di SSIA. Di perusahaan properti itu, Prajogo bersaing dengan Djarum Group yang "bersaing" mengingat tidak adanya pemegang saham pengendali di SSIA.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE