MARKET NEWS

Rilis Data Tenaga Kerja dan Laporan Keuangan Broadcom Uji Wall Street Pekan Depan

Nia Deviyana 29/08/2026 16:54 WIB

Data ketenagakerjaan dapat memberikan petunjuk apakah The Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga.

Rilis Data Tenaga Kerja dan Laporan Keuangan Broadcom Uji Wall Street Pekan Depan. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Gambaran terbaru pasar tenaga kerja AS pada pekan mendatang, bersama dengan laporan keuangan kuartalan perusahaan semikonduktor Broadcom (AVGO.O), akan menguji reli pasar yang sebelumnya membawa saham-saham mendekati level tertinggi sepanjang masa.

Lapangan kerja pada Agustus diperkirakan bertambah 58.000 posisi, sementara tingkat pengangguran diperkirakan berada di 4,1 persen, menurut jajak pendapat Reuters hingga Jumat.

Sebelumnya, laporan Juli menunjukkan pelemahan tak terduga di pasar tenaga kerja, dengan jumlah pekerjaan turun 23.000.

“Laporan ketenagakerjaan terakhir membuat pasar dan investor sedikit berhenti sejenak untuk mencermati situasi,” kata chief investment officer PNC Asset Management Group, Amanda Agati, dilansir Reuters, Sabtu (29/8/2026)

Namun, Agati meragukan pasar tenaga kerja sedang mengalami kerusakan yang signifikan. Dia akan mencermati apakah tren yang terlihat dalam laporan terakhir kembali terkonfirmasi, atau justru terjadi pemulihan seperti pada bulan-bulan sebelumnya.

Data ketenagakerjaan juga dapat memberikan petunjuk apakah The Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga. Data yang dirilis pekan ini menunjukkan inflasi masih berada jauh di atas target tahunan bank sentral AS sebesar 2 persen.

Kontrak berjangka Fed funds pada akhir perdagangan Jumat menunjukkan probabilitas sebesar 57 persen The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September. Investor khawatir laporan ketenagakerjaan yang kuat, yang menunjukkan lonjakan besar dalam penyerapan tenaga kerja serta pertumbuhan upah yang tajam, dapat meningkatkan probabilitas tersebut.

“Apa yang ingin dilihat pasar saham adalah data yang terus memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga tetap,” kata chief portfolio manager bidang ekuitas di Northwestern Mutual Wealth Management, Matt Stucky.

Data ekonomi lainnya yang akan dirilis pekan depan mencakup laporan aktivitas sektor manufaktur dan jasa. Data bulanan sebelumnya dari Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan aktivitas manufaktur AS meningkat ke level tertinggi dalam lebih dari empat tahun.

“Kami menilai keberlanjutan momentum tersebut hingga September merupakan sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan,” kata Stucky.

Laporan keuangan Broadcom pada Rabu juga akan menjadi sorotan. Nilai pasar perusahaan semikonduktor tersebut terakhir tercatat sekitar USD1,7 triliun.

Sementara itu, Nvidia memperkirakan pendapatannya akan melonjak 70 persen pada tahun fiskal berikutnya. Proyeksi tersebut merupakan pengungkapan yang jarang dilakukan oleh perusahaan barometer sektor AI tersebut, yang biasanya tidak memberikan proyeksi semacam itu.

Laporan keuangan pekan depan juga akan datang dari perusahaan teknologi Dell Technologies (DELL.N) dan Palo Alto Networks (PANW.O).

Dengan sebagian besar perusahaan telah menyampaikan laporan keuangannya, laba kuartal kedua perusahaan-perusahaan dalam indeks S&P 500 diperkirakan meningkat 34,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya berdasarkan basis yang telah disesuaikan, menurut data LSEG IBES.

(NIA DEVIYANA)

SHARE