RUPSLB Mahaka Media (ABBA) Tunjuk Direktur Utama Baru
Industri media dan kreatif saat ini bergerak semakin dinamis, sehingga Perseroan terus memperkuat kapasitas adaptasi hingga relevansi konten.
IDXChannel - PT Mahaka Media Tbk atau mahakaX (ABBA) menyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026 pada Senin, 25 Mei 2026.
Melalui RUPSLB 2026, pemegang saham menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan. Keputusan tersebut mencakup penunjukan Adrian Syarkawi sebagai Direktur Utama mahakaX yang baru, menggantikan Ronny W. Sugiadha.
RUPSLB juga menyetujui penunjukan Aditama Wahyudi Mirza sebagai Direktur Perseroan. Dengan susunan Direksi baru, mahakaX menegaskan komitmen untuk memperkuat keberlanjutan kinerja, menjaga disiplin keuangan, serta memperluas kolaborasi strategis di sektor media digital kreatif.
Direktur Utama mahakaX, Adrian Syarkawi, mengatakan bahwa fase berikutnya bagi Perseroan adalah memastikan keberlanjutan dari fondasi positif yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, industri media dan kreatif saat ini bergerak semakin dinamis, sehingga Perseroan perlu terus memperkuat kapasitas adaptasi, relevansi konten, kualitas eksekusi, serta kemampuan monetisasi ekosistem.
“MahakaX telah memasuki fase penting dalam perjalanan transformasi bisnis. Setelah Perseroan menunjukkan pemulihan kinerja dan membangun fondasi yang lebih positif, fokus kami kedepan adalah menjaga keberlanjutan momentum tersebut. Dengan ekosistem yang terintegrasi, talenta kreatif yang kuat, serta unit bisnis yang saling melengkapi, kami percaya mahakaX dapat terus memperkuat posisinya sebagai pelopor ekosistem media digital kreatif di Indonesia,” ujar Adrian dikutip Selasa (26/5/2026).
Ia menambahkan, mahakaX akan terus mengoptimalkan kekuatan unit-unit bisnis dalam The mahakaX Ecosystem, mulai dari media, penyiaran, aktivasi merek, event, ruang gaya hidup, hingga platform komunitas.
Di sisi lain, dalam RUPST 2026, pemegang saham menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Sepanjang tahun buku 2025, mahakaX mencatatkan pendapatan sebesar Rp184 miliar, atau turun 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga membukukan EBITDA negatif Rp11 miliar, rugi operasional Rp15 miliar, serta rugi bersih sebesar Rp26 miliar.
Capaian tersebut mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga disiplin operasional, memperkuat efisiensi, dan mengoptimalkan sinergi lintas unit bisnis di tengah dinamika industri media, kreatif, komunikasi digital dan tentunya kondisi ekonomi pada saat ini.
Kinerja tahun buku 2025 menjadi kelanjutan dari fase pemulihan yang telah disampaikan Perseroan pada RUPS Tahunan 2025. Pada tahun buku 2024, mahakaX berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp209 miliar, EBITDA positif Rp25 miliar, serta laba bersih Rp6 miliar setelah sebelumnya mencatatkan rugi bersih pada tahun 2023.
Dengan capaian tahun buku2025, mahakaX masih mendorong perkuatan efisiensi biaya operasional, mahakaX memasuki fase berikutnya untuk menjaga kesinambungan fundamental bisnis secara lebih terukur.
RUPST juga menyetujui penetapan penggunaan saldo laba/rugi Perseroan untuk tahun bukuyang berakhir pada 31 Desember 2025. Berdasarkan keputusan pemegang saham, Perseroan menetapkan bahwa rugi bersih tahun buku 2025 sebesar Rp26 miliar. Perseroan juga menetapkan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025 dikarenakan masih mencatatkan ekuitas negatif.
(kunthi fahmar sandy)