Saham Bank Mandiri (BMRI) Cetak Rekor Baru, Begini Analisisnya
Harga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyentuh level tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) baru.
IDXChannel - Harga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyentuh level tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) baru hingga penutupan sesi pertama, Kamis (4/1/2024).
Harga saham bank pelat merah ini menguat 2,46% secara harian ke level Rp6.250 per saham. Angka tersebut merupakan rekor ATH baru, usai BMRI sempat menembus level tertinggi sebelumnya di Rp6.200 per saham pada perdagangan intraday 5 Oktober 2023 lalu.
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta mengatakan, pergerakan saham BMRI hingga mencapai all time high siang ini dipengaruhi sentimen positif dari konsistensi kinerja perseroan dalam mencatatkan pertumbuhan net interest margin.
“Itu juga sangat didukung oleh kenaikan pertumbuhan kredit. Di mana permintaan kredit tergolong konsisten, walaupun secara khusus Bank Indonesia (BI) telah menerapkan kebijakan pengetatan moneter, tapi alhamdulillah kebijakan tersebut sebanding dengan kinerja ekonomi domestik,” kata Nafan kepada IDX Channel, Kamis (4/1/2024).
Hal itu, lanjut Nafan, mendorong pertumbuhan kredit yang progresif, utamanya di 2024 semakin banyak bank yang optimistis kredit konsumer bisa tumbuh lebih baik.
“Ditambah lagi akan ada pelonggaran kebijakan moneter, ini semakin memberikan katalis positif terhadap meningkatnya kredit konsumer,” tutur Nafan.
Hingga penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, nilai transaksi perdagangan saham BMRI tercatat mencapai Rp250,27 miliar dan volume perdagangan 40,57 juta saham. Adapun dalam sepekan dan sebulan, saham BMRI mengalami pertumbuhan sebesar 4,17%.
(DES)