Saham GOLF Milik Siapa? Inilah Portofolio Lapangan dan Sosok Pengendalinya
PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) adalah perusahaan pemilik dan pengelola tiga lapangan golf di Bogor, Bali, dan Belitung.
IDXChannel—Saham GOLF milik siapa? PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) adalah emiten barang konsumen non-primer dengan kegiatan usaha di bidang pengelolaan lapangan golf, pengembangan properti dan fasilitas pendukungnya.
Pada perdagangan Jumat (22/1/2026) sesi pertama, GOLF ditutup melemah 5,45 persen di harga Rp382 per saham. Namun tercatat masuk dalam deretan top value harian dengan nilai transaksi Rp60,76 miliaran.
Dalam satu bulan terakhir, saham ini telah mencatatkan kenaikan harga sebesar 75,23 persen. Sedang dalam satu pekan terakhir, harga saham ini telah naik 43,61 persen.
Melansir laman resmi perseroan (23/1/2026), perusahaan ini didirikan pada 2005 dengan nama PT Dreamland Pecatu Golf lalu di tahun yang sama mengganti nama menjadi Intra GolfLink Resorts.
Pada 2007 perseroan mulai mengoperasikan lapangan golf seluas 85 hektare di Pecatu, Bali, lewat anak perusahaannya. Lalu pada 2010, perseroan membuka lapangan golf seluas 94 hektare, Brand Palm Hill, di Sentul-Bogor.
Enam tahun kemudian GOLF kembali membuka lapangan golf di Desa Tanjung Tinggi, Belitung, seluas 73 hektare lewat anak perusahaannya. Perseroan melakukan ekspansi portofolio dengan mengembangkan kawasan hunian mewah di Sentul seluas 76 hektare pada 2021.
Sehingga saat ini perseroan mengelola tiga lapangan golf. Yakni Palm Hill Golf di Sentul, New Kuta Golf di Bali, dan Black Rocks Hotel & Golf di Belitung. Total lahan yang dimiliki GOLF mencapai 244,5 hektare.
Bisnis perseroan dikelola oleh dua entitas anak dan satu entitas asosiasi, ketiganya bergerak di bidang pengelolaan lapangan golf.
Saham GOLF Milik Siapa? Informasi Kepemilikan dan Pengendali
Sesuai laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke bursa pada Januari 2026, per akhir 2025 pengendali saham GOLF adalah PT Bali Pecatu Graha dengan kepemilikan sebanyak 17,24 miliar saham.
Jumlah kepemilikan itu setara dengan 88,49 persen dari total saham terdaftar. Sedangkan masyarakat (non-warkat) memiliki 1,95 miliar saham, setara 10 persenan dari total saham terdaftar.
Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham GOLF, atau pemilik perusahaan, adalah Hutomo Mandala Putra.
Perusahaan ini mencatatkan sahamnya secara perdana pada 2024 dengan melepas 1,95 miliar saham di harga penawaran Rp200 per saham, dari penawaran perdana ini GOLF mengantongi dana Rp390 miliar.
Itulah informasi singkat tentang saham GOLF milik siapa.
(Nadya Kurnia)