Saham IPO JELI Oversubscribed hingga 273,37 Kali, Diburu Lebih dari 600 Ribu Investor
Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) diburu ratusan ribu investor selama penawaran umum (offering) 1-3 Juli 2026.
IDXChannel - Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) diburu ratusan ribu investor selama penawaran umum (offering) 1-3 Juli 2026. Lebih dari 600 ribu Single Investor Identification (SID) memesan saham JELI di pasar perdana.
"IPO PT Niramas Tbk (JELI) mencatat kelebihan permintaan (oversubcscription) 237,37 kali pada porsi pooling (allotment) dengan total 606.892 investor (SID) yang berpartisipasi," kata CEO Sucor Sekuritas, Bernard Wijaya kepada IDX Channel, Sabtu (4/7/2026).
Dalam IPO JELI, Sucor Sekuritas dipercaya menjadi Penjamin Pelaksana Emisi Efek (Underwriter) tunggal. Dengan demikian, Sucor Sekuritasmemiliki penjatahan penuh atasseluruh saham IPO JELI.
Produsen makanan dan minuman dengan merek INACO tersebut menawarkan 266 juta saham baru kepada masyarakat sebesar Rp900 per saham. Dengan aksi korporasi ini, perseroan meraih dana sebesar Rp239,4 miliar.
Bernard menilai, tingginya minat investor terhadap saham IPO JELI sangat istimewa di tengah kondisi pasar modal domestik yang diliputi ketidakpastian. Hal tersebut juga sekaligus mencerminkan bahwa kepercayaan investor terhadap perusahaan dengan fundamental kokoh dan prospek menjanjikan tetap menarik sebagai investasi.
Direktur PT Niramas Utama Tbk, Adhi S. Lukman menilai, besarnya antusiasme investor merupakan tanggung jawab besar yang wajib dijaga melalui capaian kinerja dan pertumbuhan usaha yang berkesinambungan.
"Dengan demikian, apresiasi yang diberikan investor benar-benar menjadi cerminan fundamental JELI yang kuat dan prospek usaha yang kami miliki," kata Adhi.
Reputasi underwriter dan minimnya likuiditas saham menjadi beberapa pertimbangan investor memburu saham IPO JELI. Dalam pantauan IDX Channel, investor yang memesan saham IPO JELI hanya memperoleh bagian sedikit.
Untuk pemesanan di bawah Rp100 juta, saham yang didapat berada di kisaran 1-2 lot, bahkan cukup banyak yang tidak memperoleh jatah. Sementara untuk nominal pemesanan di atas Rp100 juta, jatah lot saham yang diperoleh berkisar antara 0,2-0,9 persen dari nilai pemesanan.
Dengan selesainya masa penawaran umum dan penjatahan efek, maka proses selanjutnya yakni distribusi saham yang dijadwalkan pada 6 Juli. Saham JELI akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli.
(Rahmat Fiansyah)