MARKET NEWS

Saham URBN Bergerak di Bidang Apa? Developer Hunian TOD, Intip Daftar Proyeknya

Kurnia Nadya 20/02/2026 15:55 WIB

URBN adalah perusahaan pengembang swasta pertama di Indonesia yang mengusung konsep transit-oriented development (TOD). 

Saham URBN Bergerak di Bidang Apa? Developer Hunian TOD, Intip Daftar Proyeknya. (Foto: URBN)

IDXChannel—Saham URBN bergerak di bidang apa? Saham PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (UBRN) diperdagangkan di kisaran Rp212 per unit pada sesi kedua perdagangan Jumat, 20 Februari 2026. 

Dengan harga itu, URBN mencatatkan kenaikan harga sebesar 18,44 persen dari pembukaan dan masuk dalam deretan top gainer harian. Apa bisnis yang dilakoni emiten ini? 

Urban Jakarta Propertindo tercatat di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia sebagai emiten properti dan real estat. URBN adalah perusahaan pengembang swasta pertama di Indonesia yang mengusung konsep transit-oriented development (TOD). 

URBN memiliki lima proyek pengembangan hunian vertikal berkonsep TOD di lima stasiun LRT Jakarta-Bekasi. Yakni Urban Signature LRT City Ciracas, Jakarta River City LRT Ciliwung, Gateway Park LRT Jatibening, Urban Suites LRT Cikunir 1, dan Urban City LRT Cikuni 2.

Melansir laman resmi perseroan (20/2/2026), perusahaan ini didirikan pada 1996 dengan nama PT Samsung Development. Lalu perseroan diakuisisi oleh PT Nusa Wijaya Propertindo pada 2016 dan namanya diubah menjadi Urban Jakarta Propertindo. 

URBN bekerja sama dengan Adhi Commuter Properti untuk menggarap proyek-proyek hunian vertikal TOD. Tahun-tahun berikutnya perseroan mengembangkan proyek hunian lain dalam portofolionya. 

Kegiatan usaha utama URBN adalah konstruksi gedung dan real estat. Perseroan juga menjalankan kegiatan usaha penunjang berupa jasa media dan internet, sewa bangunan, pergudangan, dan sebagainya. 

Lalu siapa pemilik saham URBN saat ini? Mengutip data Bursa Efek Indonesia, berikut ini adalah informasi kepemilikan saham di PT Urban Jakarta Propertindo Tblk. 

Saham URBN Bergerak di Bidang Apa? Inilah Informasi Pengendali Sahamnya 

Sesuai laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, hingga akhir Januari 2026, pengendali saham URBN adalah PT Nusa Wijaya Propertindo dengan kepemilikan sebanyak 2,40 miliar saham. 

Jumlah itu setara dengan 74,29 persen dari total saham terdaftar. Pemegang saham mayoritas berikutnya adalah Ibukota Development dengan kepemilikan sebanyak 310 juta saham, setara 9,61 persen dari total saham terdaftar. 

Sementara masyarakat memiliki 407 juta saham URBN, setara dengan 13,06 persen dari total saham terdaftar. Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham UBRN, atau pemilik perusahaan, adalah Yongky Wijaya. 

Perusahaan ini mencatatkan sahamnya secara resmi di bursa pada 2018 dengan harga penawaran Rp1.200 per saham. Dari IPO ini perseroan mengantongi dana sebanyak Rp432 miliar. 

Itulah informasi singkat tentang saham URBN bergerak di bidang apa. 

(Nadya Kurnia)

SHARE