MARKET NEWS

Sambut Inflasi, Wall Street Dibuka Hijau 

Dinar Fitra Maghiszha 12/03/2024 22:27 WIB

Hal ini merespons tingkat inflasi Amerika Serikat yang kembali memanas.

Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada Selasa (12/3/2024).

IDXChannel - Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada Selasa (12/3/2024). Hal ini merespons tingkat inflasi Amerika Serikat yang kembali memanas.

Kendati kenaikan harga di tingkat konsumen melebihi ekspektasi, ekspektasi terhadap penurunan suku bunga masih terjaga.

Dow Jones Industrial Average (.DJI) menguat 0,33% menjadi 38.897,84. S&P 500 (.SPX) dibuka naik 0,46%,di 5.141,48, sementara Nasdaq Composite (.IXIC) melesat 0,65% menjadi 16.123,17.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS mencatat inflasi sebesar 3,2% year-on-year (yoy) pada Februari 2024. Angka ini melebihi ekspektasi pasar sesuai data yang disurvei Bloomberg sebesar 3,1%. 

Inflasi inti yang tidak termasuk komponen energi dan pangan juga naik 3,8% yoy, alias di atas perkiraan sebesar 3,7% yoy. 

Secara bulanan, inflasi AS melesat 0,4% month-on-month (MoM), lebih tinggi dari bulan Januari yang mencapai 0,3%. Inflasi inti bulanan juga mencapai 0,4% mom melebihi ekspektasi 0,3%.

Faktor pendongkrak inflasi datang dari biaya bensin (gasoline) dan juga properti. Hal ini berpotensi menahan rencana The Fed untuk memangkas suku bunga acuan lebih cepat, meskipun masih ditargetkan terjadi sebelum paruh kedua 2024.

“Angka inflasi cukup untuk menjaga ekspektasi penurunan suku bunga pada bulan Juni tetap stabil, “ kata Chief Global Strategist Principal Asset Management, Seema Shah, dilansir Reuters, Selasa (13/3/2024).

Indikator FedWatch saat ini melihat peluang 70% penurunan suku bunga pertama kemungkinan terjadi pada bulan Juni.

(NIY)

SHARE