Sasar Investor Individu dan Korporasi, Pegadaian Hadirkan Gadai Efek
Inovasi terbaru hadir bagi para investor di pasar modal, baik individu maupun korporasi. PT Pegadaian (Persero) hadirkan kembali layanan Gadai Efek.
IDXChannel – Inovasi terbaru hadir bagi para investor di pasar modal, baik individu maupun korporasi. PT Pegadaian (Persero) hadirkan kembali layanan Gadai Efek.
Layanan Gadai Efek yang dihadirkan oleh Pegadaian merupakan dukungan bagi pemodal yang membutuhkan uang tunai, boleh menggadaikan efeknya, saham maupun obligasi. Namun, tidak semua saham bisa digadaikan melainkan hanya saham likuid yang ada di Indeks LQ45.
“Ada tiga produk baru Pegadaian yang dapat membantu para investor,” kata Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto di studio IDX Channel, Jakarta.
Tiga produk baru tersebut adalah Gadai Efek saham dan obligasi, pickup and delivery service dan digital lending. Gadai Efek sudah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pegadaian menjadikan aset investasi masyarakat lebih likuid. Sebab, aset tersebut bisa dicairkan menjadi dana tunai. Biasanya, investasi bersifat long term. Agar mendapatkan gain yang optimal, para pemilik saham dan obligasi biasanya mempertahankan aset mereka dalam waktu lama.
Terkait dengan gadai efek, Pegadaian bekerja sama dengan beberapa pihak. Terutama, perusahaan sekuritas dan bank kustodian. Pegadaian akan mengutamakan mitra yang punya prinsip sama terkait dengan platform IT.
Sementara itu, meski tetap di bisnis inti pegadaian, kata Kuswiyoto, PT Pegadaian sudah meluas dan mulai mendekati peran bank. Jika pada masa lalu, Pegadaian hanya melayani mereka yang membutuhkan dana untuk keperluan mendesak, kini Pegadaian menawarkan dana pinjaman untuk kegiatan bisnis.
“Beda Pegadaian dan bank hanya pada tabungan. Pegadaian tidak menerima dana pihak ketiga,” kata Kuswiyoto. Tapi dalam meminjamkan dana, Pegadaian sudah sama dengan bank. Pihak bank bahkan menawarkan pinjaman kepada Pegadaian untuk disalurkan kepada masyarakat. (*)