MARKET NEWS

Sentimen Perang Iran Segera Berakhir Angkat Rupiah ke Rp16.863 

Anggie Ariesta 10/03/2026 17:15 WIB

Nilai tukar rupiah ditutup naik 86 poin atau sekitar 0,51 persen ke level Rp16.863 per USD pada perdagangan Selasa (10/3/2026).

Sentimen Perang Iran Segera Berakhir Angkat Rupiah ke Rp16.863 (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Nilai tukar rupiah ditutup naik 86 poin atau sekitar 0,51 persen ke level Rp16.863 per USD pada perdagangan Selasa (10/3/2026).

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah didorong oleh sentimen pembicaraan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump untuk mempercepat berakhirnya perang Iran.

“Trump mengatakan pada hari Senin dalam sebuah wawancara dengan CBS News bahwa ia berpikir perang melawan Iran sangat lengkap dan bahwa Washington jauh lebih maju dari perkiraan jangka waktu awalnya selama empat hingga lima minggu,” tulis Ibrahim dalam risetnya Selasa (10/3/2026).

Sebagai tanggapan terhadap Trump, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan, mereka sendiri yang akan menentukan akhir perang. Teheran menegaskan, tidak akan mengizinkan satu liter minyak pun diekspor dari wilayah tersebut jika serangan AS dan Israel berlanjut.

Namun, harga tetap berada di bawah tekanan karena Trump mempertimbangkan untuk melonggarkan sanksi minyak terhadap Rusia dan melepaskan cadangan minyak mentah darurat sebagai bagian dari serangkaian opsi untuk menekan lonjakan harga.

Dari sentimen domestik, Cadangan devisa Indonesia dikhawatirkan semakin tergerus seiring pelemahan rupiah akibat tekanan global, terutama imbas perang Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran. 

Posisi cadangan devisa Indonesia pada Februari 2026 pun sudah semakin menipis, hingga tersisa USD151,9 miliar. Jumlah itu kian susut, dari posisi awal pada Januari 2026 sebesar USD154,6 miliar.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi mata uang rupiah bergerak fluktuatif dalam rentang Rp16.820-Rp18.870 per USD.

(DESI ANGRIANI)

SHARE