MARKET NEWS

Soal Merger dengan Pertamina Drilling (PDSI), Elnusa (ELSA): Masih Pembahasan Internal

Iqbal Dwi Purnama 07/09/2026 17:50 WIB

Elnusa (ELSA) buka suara terkait rencana penggabungan usaha atau merger dengan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI).

Soal Merger dengan Pertamina Drilling (PDSI), Elnusa (ELSA): Masih Pembahasan Internal. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Elnusa Tbk (ELSA) buka suara terkait rencana penggabungan usaha atau merger dengan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI). Wacana tersebut disebut berkaitan dengan proses penataan anak usaha atau business streamlining di bawah holding PT Pertamina (Persero).

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, mengatakan perseroan memahami terdapat berbagai opsi dalam agenda streamlining untuk mengoptimalkan struktur perusahaan. Namun, hingga saat ini, rencana penggabungan Elnusa dengan PDSI masih berada dalam tahap pembahasan internal.

"Terkait dengan agenda streamlining ini perseroan memahami bahwa ada berbagai opsi dalam rangka optimalisasi struktur, namun saat ini proses tersebut masih dalam pembahasan perseroan," ujar Rustam dalam konferensi pers public expose live, Senin (7/9/2026).

Dia menegaskan Elnusa akan mengikuti seluruh proses yang sedang berlangsung di internal perseroan terkait agenda tersebut. Perseroan juga memastikan setiap tahapan nantinya akan dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Tentunya nanti Elnusa akan mematuhi proses yang sedang berlangsung di perseroan," lanjutnya.

Rustam menambahkan, apabila proses streamlining tersebut berlanjut dan berdampak pada aksi korporasi, Elnusa akan mengikuti aturan pasar modal yang berlaku, termasuk memperhatikan hak-hak pemegang saham independen.

"Tentunya proses tersebut akan mengikuti aturan pasar modal yang berlaku, dan tentu saja mengikuti hak-hak dari pemegang saham independen," kata Rustam.

Sebagai informasi tambahan, hingga semester I-2026, Pertamina telah memangkas 31 entitas anak usaha.  Langkah ini merupakan bagian dari program penataan untuk menyederhanakan struktur usaha, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat tata kelola korporasi.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono mengatakan, langkah streamlining merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan perusahaan yang sejalan dengan program penataan anak usaha BUMN yang didorong pemerintah dan Danantara.

"Streamlining ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan Pertamina, yang juga sejalan dengan aspirasi pemerintah dan Danantara. Tujuan akhirnya adalah penguatan ketahanan energi nasional, pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat dan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional," ujar Agung dalam keterangan resmi, Jumat (3/7/2026). (Febrina Ratna Iskana)

SHARE