SOFA Beralih ke Bisnis EBT, Perdagangan Furnitur Anak Usaha Disorot Bursa
BEI menyoroti bisnis anak usaha SOFA yang masih menjalankan kegiatan usaha di bidang perdagangan furnitur.
IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti bisnis anak usaha PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) yang masih menjalankan kegiatan usaha di bidang perdagangan furnitur.
Sorotan ini muncul di tengah transformasi bisnis SOFA yang kini beralih ke sektor energi baru dan terbarukan (EBT), setelah diakuisisi oleh PT Asia Investment Capital (AIC).
Perubahan arah bisnis tersebut juga ditandai dengan pergantian nama perseroan dari sebelumnya PT Boston Furniture Asia Tbk.
Manajemen SOFA menjelaskan, kegiatan perdagangan furnitur yang masih dijalankan PT Pratama Satya Tunggal (PST) merupakan kelanjutan dari lini usaha lama sebelum akuisisi.
"Aktivitas tersebut tetap dipertahankan untuk menjaga keberlangsungan usaha (going concern) perseroan," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (25/3/2026).
Meski demikian, perseroan berencana melakukan divestasi terhadap bisnis furnitur tersebut seiring dengan mulai berjalannya lini usaha energi.
Sebagai informasi, AIC telah resmi mengakuisisi 70,96 persen saham SOFA dari pemegang saham sebelumnya, yakni Hardy Satya, Yohan Satya, dan Dimas Adiyasa Wiryaatmadja. Pasca akuisisi, fokus bisnis perseroan diarahkan pada pengembangan sektor energi.
SOFA menargetkan pelepasan bisnis furnitur dapat dilakukan pada kuartal I-2026. Saat ini, perseroan masih melakukan kajian, termasuk menghitung valuasi atas lini usaha tersebut.
Di sisi lain, perseroan juga membentuk konsorsium bersama sejumlah mitra untuk mengikuti tender proyek waste-to-energy yang digelar oleh Danantara.
Adapun mitra dalam konsorsium tersebut meliputi Hunan Construction Engineering Group Co, Kintan Usahasama Sdn Bhd, serta PT Parivarta Energi Nusantara (PEN), di mana SOFA terlibat melalui anak usahanya tersebut.
(DESI ANGRIANI)