MARKET NEWS

SSMS Berikan Bantuan untuk Kegiatan Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Rahmat Fiansyah 11/09/2026 22:10 WIB

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) menyalurkan bantuan operasional, sarana pemadam, logistik, hingga bahan bakar minyak (BBM) senilai Rp2,24 miliar.

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) menyalurkan bantuan operasional, sarana pemadam, logistik, hingga BBM senilai Rp2,24 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel -  Kepulan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar) sejak Agustus 2026 mendorong berbagai pihak memperkuat penanganan di lapangan. Di tengah kondisi tersebut, kolaborasi antara dunia usaha, aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat terus dilakukan untuk membantu proses pemadaman sekaligus melindungi warga dan lingkungan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) dan Citra Borneo Indah (CBI) Group menyalurkan bantuan operasional, sarana pemadam, logistik, hingga bahan bakar minyak (BBM) dengan nilai total Rp2,24 miliar.

Bantuan tersebut dihimpun secara gotong royong dari perseroan bersama sejumlah entitas anak usaha SSMS seperti PT Sawit Multi Utama, PT Mitra Mendawai Sejati, PT Tanjung Sawit Abadi, PT Menteng Kencana Mas, PT Sawit Mandiri Lestari, dan PT Kalimantan Sawit Abadi.

Dukungan tidak hanya diarahkan untuk kegiatan pemadaman, tetapi juga memenuhi kebutuhan personel yang bertugas di lokasi. Melalui Posko Dapur Umum Karhutla, CBI Group dan SSMS menyediakan dukungan konsumsi bagi personel TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

Untuk tahap awal hingga pertengahan September 2026, dukungan operasional dapur umum masing-masing mencapai Rp50 juta per periode. Bantuan tersebut ditujukan untuk memastikan kebutuhan konsumsi para personel dan relawan yang bertugas di lapangan tetap terpenuhi.

Direktur Utama SSMS, Jap Hartono mengatakan, penanganan karhutla bukan hanya merupakan kewajiban perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional, tetapi juga bagian dari kepedulian terhadap keselamatan masyarakat di sekitar wilayah kerja.

“Kenyamanan dan keselamatan masyarakat serta para pejuang pemadam di lapangan adalah prioritas utama kami. Karhutla bukan hanya persoalan menjaga lahan, tetapi tentang bagaimana kita saling bahu-membahu menjaga napas dan kehidupan saudara-saudara kita di Kalimantan,” ujar Jap.

Dukungan juga diwujudkan melalui mobilisasi BBM dan armada operasional untuk memperluas jangkauan penanganan di titik-titik rawan. Di Kalimantan Barat, perusahaan menyalurkan 20.000 liter Dexlite senilai Rp484 juta, selain dukungan Pertamax dan BBM untuk kebutuhan operasional kendaraan, pompa air, serta armada tangki penyuplai air.

Selain BBM, bantuan mencakup penguatan armada MPA desa, penyediaan tangki IBC, serta pengadaan material pemadam kebakaran (fire hose) di sejumlah titik operasional. Langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dan petugas dalam merespons titik api.

Untuk mendukung penanganan di tingkat daerah, perusahaan juga menyalurkan bantuan kegiatan penanggulangan bencana karhutla masing-masing Rp250 juta untuk Provinsi Kalteng dan Kalbar. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan mobilisasi sumber daya dalam penanganan karhutla lintas sektor.

Dukungan logistik juga diberikan dalam bentuk paket sembako dan konsumsi secara berkala bagi tim pemadam gabungan serta masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kebutuhan dasar selama proses penanganan karhutla berlangsung.

Sinergi antara dunia usaha, TNI, Polri, pemerintah daerah, lembaga terkait, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat respons terhadap karhutla. Melalui patroli dan pemantauan yang terus ditingkatkan, CBI Group dan SSMS menyatakan akan melanjutkan dukungan terhadap upaya penanganan karhutla serta keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kalimantan.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE