MARKET NEWS

Summarecon Agung (SMRA) Tetapkan Dividen Rp82,5 Miliar, 10,8 Persen dari Laba Bersih

Rahmat Fiansyah 12/06/2026 14:40 WIB

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menetapkan menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp82,54 miliar atau Rp5 per saham untuk tahun buku 2025.

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menetapkan menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp82,54 miliar atau Rp5 per saham untuk tahun buku 2025. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menetapkan menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp82,54 miliar atau Rp5 per saham untuk tahun buku 2025. Besaran dividen tersebut ekuivalen dengan 10,8 persen dari laba bersih yang mencapai Rp767 miliar.

Harga saham SMRA pada penutupan perdagangan Kamis (11/6/2026) berada di level Rp290. Dengan begitu, indikasi imbal hasil atas dividen (dividend yield) sekitar 1,72 persen mengacu pada harga saham tersebut.

Sepanjang kuartal I-2026, Summarecon membukukan pendapatan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp1,2 triliun, tumbuh sebesar 37 persen jika dibandingkan periode yang sama di 2025. Momentum ini menguatkan langkah perseroan untuk membidik target marketing sales sebesar Rp5,2 triliun sepanjang tahun ini.

Presiden Direktur Summarecon Agung, Adrianto P. Adhi mengatakan, capaian positif pada awal tahun ini melanjutkan kinerja di sepanjang tahun 2025. Hal ini didukung pengembangan sembilan kawasan kota terpadu di Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bogor, Bandung, Karawang, Makassar, Crown Gading, dan Tangerang.

Pada tahun lalu, Summarecon mencatat marketing sales sebesar Rp5,53 triliun, tumbuh 27 persen dibandingkan 2024. Hal ini melampaui target tahun lalu senilai Rp5 triliun. Pendapatan prapenjualan Summarecon ditopang kuatnya penjualan properti segmen menengah atas. 

"Produk properti Summarecon tetap diminati berkat inovasi, kualitas, kawasan terintegrasi, dan nilai investasi jangka panjang, dengan fokus pada prudent cash management dan pengembangan kota terpadu berkelanjutan," kata Adrianto melalui keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).

Sepanjang 2025, Summarecon meraup pendapatan Rp8,77 triliun. Di segmen usaha property development yang mencakup penjualan hunian, komersial, dan apartemen menjadi kontributor utama dengan pendapatan Rp5,51 triliun atau 63 persen dari total pendapatan.

Kemudian, segmen investment property tumbuh 6 persen atau menjadi Rp2,28 triliun dan berkontribusi 26 persen terhadap total pendapatan. Ini ditopang kenaikan pendapatan sewa pusat perbelanjaan sebesar Rp113,85 miliar.

Adapun segmen usaha other business naik sebesar 1 persen, menjadi Rp981,12 miliar dengan kontribusi 11 persen terhadap pendapatan Summarecon. Kinerja positif lini usaha tersebut ditopang oleh bisnis perhotelan. 

(Rahmat Fiansyah)

SHARE