MARKET NEWS

Surge (WIFI) Siap Luncurkan Serentak Layanan IRA Internet Rakyat

Rahmat Fiansyah 19/05/2026 09:13 WIB

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) telah merampungkan seluruh rangkaian Uji Laik Operasi untuk layanan Fixed Wireless Access (FWA) “IRA-Internet Rakyat”.

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) telah merampungkan seluruh rangkaian Uji Laik Operasi untuk layanan FWA “IRA-Internet Rakyat”. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama telah merampungkan seluruh rangkaian Uji Laik Operasi (ULO) untuk layanan Fixed Wireless Access (FWA) “IRA-Internet Rakyat” berbasis pita frekuensi 1,4 GHz di seluruh 6 zona operasional di Indonesia.

Dengan selesainya seluruh tahapan ULO tersebut, perseroan kini siap menggelar grand launching layanan “IRA-Internet Rakyat” secara serentak, sekaligus memperkuat implementasi komersial secara bertahap di seluruh wilayah operasional.

Penyelesaian ULO terakhir dilakukan pada Zona 9 Papua pada 7-8 Mei 2026 dan Zona 10 Maluku pada 11-12 Mei 2026. Dengan rampungnya ULO pada kedua zona tersebut, seluruh proses pengujian operasional pada keseluruhan 6 zona operasional telah resmi diselesaikan dengan hasil yang baik.

Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama sekaligus Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk, Shannedy Ong mengatakan, penyelesaian seluruh rangkaian ULO di enam zona operasional merupakan milestone penting bagi PT Telemedia Komunikasi Pratama. Dengan kesiapan operasional yang telah tervalidasi, perseroan semakin mantap untuk mempersiapkan grand launching layanan ‘IRA-Internet Rakyat’ secara serentak dan mendukung implementasi komersial secara bertahap di seluruh wilayah operasional. 

"Melalui layanan ini, kami ingin memastikan masyarakat di Jawa, Papua, dan Maluku dapat menikmati akses internet yang cepat, andal, dan terjangkau secara lebih setara,” ujar Shannedy dalam keterangan resmi, Selasa (19/5/2026).

Berdasarkan hasil pengujian menggunakan perangkat laptop dan ponsel di berbagai titik pengujian, layanan “IRA-Internet Rakyat” secara konsisten mampu melampaui standar minimum kecepatan unduh yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dengan hasil pengujian yang menunjukkan kecepatan layanan hingga 100 Mbps pada titik-titik pengujian tertentu.

Selain kecepatan, hasil pengujian juga menunjukkan kualitas koneksi yang stabil, latency yang baik, serta kemampuan layanan multi-device yang optimal untuk mendukung kebutuhan digital rumah tangga, pendidikan, usaha kecil, dan produktivitas masyarakat.

Keberhasilan penyelesaian ULO di Papua dan Maluku menjadi pencapaian penting yang menunjukkan kesiapan teknologi FWA berbasis pita frekuensi 1,4 GHz untuk diterapkan di berbagai kondisi geografis Indonesia, termasuk wilayah dengan keterbatasan infrastruktur fixed broadband berbasis kabel.

Hal ini sejalan dengan komitmen Surge dan PT Telemedia Komunikasi Pratama untuk mendorong kesetaraan digital melalui layanan “IRA-Internet Rakyat”, dengan menghadirkan akses internet yang cepat, andal, dan terjangkau bagi masyarakat di seluruh wilayah operasional, termasuk Indonesia bagian timur. Perseroan meyakini bahwa akses internet berkualitas bukan merupakan privilege bagi wilayah tertentu, melainkan kebutuhan dasar yang harus dapat dinikmati secara lebih merata oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Penyelesaian ULO pada seluruh zona operasional juga memastikan kesiapan jaringan dan operasional Surge untuk mendukung grand launching serta implementasi layanan secara lebih luas dan terintegrasi. Perseroan telah menyiapkan aspek operasional utama, termasuk kesiapan jaringan, perangkat pelanggan, rantai pasok deployment, sistem aktivasi pelanggan, serta dukungan komersial untuk memastikan rollout layanan dapat berjalan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.

Langkah ini juga memperkuat posisi PT Telemedia Komunikasi Pratama sebagai salah satu pelopor implementasi layanan FWA berbasis pita frekuensi 1,4 GHz secara komersial. Pita frekuensi ini dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan fixed broadband nirkabel karena memiliki penetrasi sinyal indoor yang kuat, cakupan jaringan yang luas, kualitas koneksi yang stabil, serta efisiensi pembangunan jaringan yang optimal.

Perseroan optimistis bahwa pemanfaatan spektrum 1,4 GHz dapat membuka peluang baru bagi pengembangan layanan fixed broadband nirkabel di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara yang mendorong inovasi telekomunikasi berbasis spektrum alternatif.

>

(Rahmat Fiansyah

SHARE