Susul Komut, Dirut Bersama Mencapai Puncak (BAIK) Borong Saham Perseroan Rp710 per Unit
aksi borong saham BAIK dilakukan atas nama pribadi, dan didasari atas perhitungan matematis terhadap potensi bisnis Perseroan di masa mendatang.
IDXChannel - Direktur Utama PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK), Nanang Suherman, dilaporkan baru saja melakukan transaksi pembelian terhadap 100.000 saham Perseroan di level harga Rp710 per unit saham.
Sebelumnya, aksi borong saham emiten sendiri ini juga dilakukan oleh Komisaris Utama BAIK, Yeni Isnawati dengan volume transaksi yang sama, namun dengan harga sedikit lebih tinggi, yaitu di level Rp715 per unit saham.
Dalam keterangan resminya, Nanang menyampaikan bahwa aksi borong saham BAIK dilakukannya atas nama pribadi, dan didasari atas perhitungan matematis terhadap potensi bisnis Perseroan di masa mendatang.
"Saya merasa, BAIK sekarang masih sangat undervalue, terutama jika melihat proyeksi kinerja dan rencana strategis yang sedang kami jalankan," ujar Nanang, dalam keterangan resminya, Kamis (30/6/2026).
Tak hanya itu, menurut Nanang, aksi beli kembali (buyback) saham ini juga dilakukan sebagai bentuk komitmennya atas nama direksi sekaligus pemilik Perseroan, untuk mengawal pertumbuhan bisnis ke depan secara berkelanjutan.
Optimisme Nanang tersebut, didasarkan pada berbagai inisiatif ekspansi hulu-hilir yang tengah dijalankan Perseroan secara masif dalam beberapa waktu terakhir.
Di hilir, BAIK terus memperluas penetrasi pasar ritel dan e-commerce lewat kolaborasi bersama Atta Halilintar, Aurel Hermansyah, dan Dewa Eka Prayoga, serta rencana ekspansi jaringan coffee tenant di halte TransJakarta.
Sementara di sektor hulu, BAIK memperkuat rantai pasok melalui pembangunan pabrik sterilisasi modern, kemitraan pasokan telur masif di Semarang, hingga target pembinaan 1.000 UMKM se-Indonesia.
Dalam pernyataan resminya, manajemen BAIK menilai bahwa aksi akumulasi saham secara berkelanjutan oleh pimpinan tertinggi Perseroan ini memberikan sinyal positif yang sangat kuat kepada para investor publik.
Langkah beruntun dari Yeni Isnawati dan Nanang Suherman ini mempertegas optimisme manajemen bahwa nilai pasar perseroan akan terus bergerak positif seiring dengan realisasi pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan di masa mendatang.
(taufan sukma)