Transaksi Jumbo ARCI Rp16,39 Triliun Terjadi di Pasar Nego, Siapa Pelakunya?
Aktivitas tidak biasa mewarnai perdagangan saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) pada Selasa (23/6/2026).
IDXChannel - Aktivitas tidak biasa mewarnai perdagangan saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) pada Selasa (23/6/2026). Sebanyak 14,9 miliar saham ARCI berpindah tangan melalui pasar negosiasi dengan nilai transaksi mencapai Rp16,39 triliun.
Berdasarkan data perdagangan, transaksi yang diduga crossing tersebut terjadi pada harga Rp1.100 per unit dengan frekuensi hanya dua kali. Besarnya nilai transaksi dibandingkan jumlah eksekusi yang terbatas membuat aktivitas ini menjadi perhatian pelaku pasar.
Pasar negosiasi merupakan fasilitas perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang memungkinkan transaksi dilakukan berdasarkan kesepakatan antara pihak pembeli dan penjual.
Berbeda dengan pasar reguler, transaksi di pasar nego sering digunakan untuk perpindahan saham dalam jumlah besar antar investor institusi maupun pemegang saham tertentu.
Perhatian terhadap transaksi tersebut semakin besar mengingat struktur kepemilikan ARCI masih didominasi oleh Grup Rajawali.
Berdasarkan data kepemilikan saham teranyar, PT Rajawali Corpora tercatat menggenggam 16,61 miliar saham ARCI atau setara 65,80 persen kepemilikan.
Selain itu, PT Rajawali Kapital Emas juga tercatat memiliki 4,50 miliar saham atau sekitar 17,85 persen. Dengan demikian, total kepemilikan kedua entitas tersebut mencapai lebih dari 83 persen saham ARCI.
PT Rajawali Corpora merupakan perusahaan investasi yang berada di bawah kendali keluarga Peter Sondakh. Nama Peter Sondakh juga tercatat sebagai penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari kepemilikan saham ARCI melalui struktur kepemilikan Rajawali.
Namun, transaksi nego ini belum diketahui pihak pembeli maupun penjualnya. Belum ada informasi apakah transaksi tersebut merupakan bagian dari aksi korporasi, perpindahan saham antar investor institusi, atau aktivitas pemegang saham tertentu.
Di pasar reguler, saham ARCI diperdagangkan di level Rp1.075 per unit atau naik 3,85 persen per 15.23 WIB. (Aldo Fernando)