Transaksi Negosiasi Rp4,21 Triliun MBSS, Diduga Finalisasi Akuisisi Saham Pengendali
Transaksi jumbo terjadi di saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) pada perdagangan Jumat (31/7/2026).
IDXChannel - Transaksi jumbo terjadi di saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) pada perdagangan Jumat (31/7/2026). Melalui dua transaksi di pasar negosiasi, sebanyak 1.443.766.800 saham berpindah tangan dengan nilai mencapai sekitar Rp4,21 triliun.
Berdasarkan data perdagangan, transaksi dilakukan pada harga Rp2.914 dan Rp2.915 per saham. Sebanyak 1.080.222.000 saham ditransaksikan pada harga Rp2.914 dengan nilai sekitar Rp3,15 triliun, sedangkan 363.544.800 saham berpindah tangan pada harga Rp2.915 senilai sekitar Rp1,06 triliun.
Volume transaksi tersebut identik dengan kepemilikan PT Galley Adhika Arnawama, yang berdasarkan data pemegang saham per 3 Juli 2026 menguasai 1.443.766.800 saham atau 82,50 persen saham MBSS.
Sementara itu, pemegang saham terbesar kedua adalah Suwantara Gotama dengan kepemilikan 42,26 juta saham atau 2,41 persen. Grace Tjugiarto tercatat sebagai ultimate beneficial owner.
Kesamaan jumlah saham yang diperdagangkan dengan kepemilikan pemegang saham pengendali mengindikasikan bahwa transaksi negosiasi tersebut merupakan penyelesaian (closing) proses pengambilalihan saham pengendali yang sebelumnya telah diumumkan perseroan.
Sebelumnya, dalam keterbukaan informasi tertanggal 21 Juli 2026, MBSS mengungkapkan bahwa PT Galley Adhika Arnawama telah menandatangani Conditional Share Sale and Purchase Agreement (CSPA) dengan PT Wibowo Group Capital untuk menjual 1.443.766.800 saham atau setara 82,50 persen kepemilikan di MBSS.
Perseroan saat itu menyampaikan penyelesaian transaksi akan dilakukan setelah seluruh persyaratan pendahuluan (conditions precedent) dalam CSPA terpenuhi.
Setelah transaksi efektif, PT Wibowo Group Capital akan menjadi pengendali baru MBSS dan pada prinsipnya wajib melaksanakan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) kepada pemegang saham publik sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kecuali memperoleh pengecualian berdasarkan peraturan yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterbukaan informasi lanjutan dari perseroan maupun Bursa Efek Indonesia (BEI) yang secara eksplisit mengonfirmasi bahwa transaksi negosiasi pada Jumat (31/7/2026) merupakan realisasi dari CSPA tersebut.
Namun, jumlah saham yang diperdagangkan identik dengan porsi saham yang menjadi objek perjanjian jual beli.
Transaksi jumbo MBSS juga menjadi penopang utama aktivitas pasar negosiasi pada perdagangan hari ini.
Hingga istirahat sesi I, nilai transaksi Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp11,10 triliun, terdiri atas Rp6,73 triliun di pasar reguler dan Rp4,39 triliun di pasar negosiasi.
Dengan nilai transaksi sekitar Rp4,21 triliun, saham MBSS menyumbang hampir seluruh nilai transaksi di pasar negosiasi.
Di pasar reguler, saham MBSS menguat 3,23 persen ke level Rp2.880 per unit. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.