MARKET NEWS

Wall Street Dibuka Beragam, Geopolitik Kembali Memanas Surutkan Optimisme Investor

Nia Deviyana 20/04/2026 22:30 WIB

Ketegangan AS-Iran yang kembali meningkat mengancam gagalnya gencatan senjata.

Wall Street Dibuka Beragam, Geopolitik Kembali Memanas Surutkan Optimisme Investor. Foto: AP.

IDXChannel - Indeks S&P 500 dan Nasdaq sedikit turun dari rekor tertinggi pada perdagangan awal Wall Street, Senin (20/4/2026), setelah reli pekan lalu.

Ketegangan AS-Iran yang kembali meningkat mengancam gagalnya gencatan senjata dan menyurutkan sentimen positif yang sebelumnya diyakini para investor.

Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 11,67 poin atau 0,01 persen menjadi 49.459,10. S&P 500 (.SPX) turun 7,29 poin atau 0,10 persen menjadi 7.118,77. Sementara Nasdaq Composite (.IXIC) turun 59,97 poin atau 0,24 persen menjadi 24.408,51.

Iran membuka Selat Hormuz pada Jumat, berhasil memicu lonjakan pasar dengan S&P 500 dan Nasdaq mencatatkan rekor tertinggi untuk sesi ketiga berturut-turut dan menandai kenaikan mingguan terbesar mereka sejak Mei.

Namun, Teheran kembali menutup jalur vital tersebut setelah AS mengatakan telah menyita kapal kargo Iran yang mencoba menerobos blokade. 

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan pada Senin bahwa tidak ada rencana untuk putaran kedua negosiasi dengan AS.

"Salah satu penjelasan untuk perubahan kebijakan diplomatik ini adalah kekosongan kekuasaan di jantung pemerintahan Iran. Mungkin juga kedua belah pihak meningkatkan pengaruh mereka menjelang putaran pembicaraan berikutnya, sementara pada dasarnya masih mencari kesepakatan," kata ekonom politik senior di Aberdeen, Lizzy Galbraith.

Harga minyak melonjak 5 persen pada Senin, mengangkat sektor energi naik 0,9 persen.

Sementara itu, kenaikan saham Goldman Sachs (GS.N) dan JPMorgan Chase (JPM.N) menopang Dow.

Indeks S&P 500 untuk sektor barang konsumsi non-esensial (.SPLRCD) dan jasa komunikasi (.SPLRCL) menjadi sektor dengan bobot terbesar, tertekan penurunan sekitar 1,5 persen masing-masing pada Amazon.com (AMZN.O) dan Meta Platforms (META.O).

Saham-saham teknologi di S&P 500 (.SPLRCT) lesu. Namun, kerugian diimbangi kenaikan 1,4 persen pada saham Apple (AAPL.O).

Marvell Technology (MRVL.O) naik 4,4 persen setelah The Information melaporkan pada Minggu bahwa Google sedang dalam pembicaraan dengan pembuat chip tersebut untuk mengembangkan dua chip baru guna menjalankan model AI secara lebih efisien.

Indeks Volatilitas CBOE (.VIX), yang dikenal sebagai "pengukur ketakutan" Wall Street, naik setelah turun selama delapan sesi terakhir dan terakhir naik 1,50 poin menjadi 18,98, level tertinggi dalam satu minggu.

Indeks Russell 2000 (.RUT) untuk perusahaan berkapitalisasi kecil, mengalami penurunan setelah mencapai rekor tertinggi pada Jumat.

(NIA DEVIYANA)

SHARE