MARKET NEWS

Wall Street Dibuka Fluktuatif, Pasar Hati-Hati Menanti Negosiasi AS-Iran

Rahmat Fiansyah 10/04/2026 22:18 WIB

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street bergerak fluktuatif pada perdagangan Jumat (10/4/2026).

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street bergerak fluktuatif pada perdagangan Jumat (10/4/2026). (Foto: Freepik)

IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street bergerak fluktuatif pada perdagangan Jumat (10/4/2026). Sementara harga minyak relatif stabil di tengah rapuhnya kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran.

Dikutip dari AP, indeks S&P 500 naik 0,1 persen pada perdagangan pagi dan bersiap mencatatkan penguatan dua pekan berturut-turut. Sebaliknya, Dow Jones Industrial Average turun 212 poin atau 0,4 persen, sedangkan Nasdaq Composite menguat 0,6 persen.

Penguatan indeks utama dalam dua pekan terakhir didorong optimisme bahwa konflik dengan Iran berpotensi mereda. Meski demikian, pasar masih rentan terhadap volatilitas seiring perkembangan situasi geopolitik.

Pergerakan harga minyak menjadi salah satu faktor utama yang memicu fluktuasi pasar saham. Lonjakan harga terjadi karena aktivitas pengiriman melalui Selat Hormuz sempat terhenti sejak konflik dimulai.

Minyak Brent sempat melonjak dari sekitar USD70 per barel sebelum perang pada akhir Februari menjadi lebih dari USD119. Pada Jumat, harga Brent naik tipis 0,1 persen ke level USD96 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah AS menguat 0,4 persen menjadi USD98,27 per barel.

Iran dan AS dijadwalkan menggelar pembicaraan tingkat tinggi pada Sabtu. Namun, situasi masih belum pasti setelah kantor berita semi-resmi Iran menyatakan negosiasi tidak akan berlangsung jika Israel tidak menghentikan serangan di Lebanon.

Konflik tersebut turut memicu lonjakan inflasi di AS pada Maret. Pemerintah melaporkan kenaikan inflasi terbesar dalam empat tahun terakhir, didorong lonjakan harga bahan bakar, meski masih sedikit di bawah ekspektasi ekonom.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE