WBSA Kembali Sentuh ARA, Harga Tembus Level Rp1.000 per Saham
Saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) kembali menyentuh batas auto reject atas (ARA) pada pembukaan perdagangan Rabu (22/4/2026).
IDXChannel - Saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) kembali menyentuh batas auto reject atas (ARA) pada pembukaan perdagangan Rabu (22/4/2026). Lonjakan harga ini mencerminkan pergerakan ARA selama delapan hari berturut-turut.
Hingga pukul 10.20 WIB, saham WBSA menguat hingga 25 persen ke level Rp1.065, pertama kalinya menyentuh level psikologis baru Rp1.000. Secara akumulasi, total kenaikan harga saham WBSA mencapai 534 persen sejak IPO pada 10 April 2026 di harga Rp168.
Selain itu, jumlah antrean beli (bid) di sisi kiri juga menebal hingga 1,3 juta lot. Angka ini lebih besar dibandingkan bid kemarin yang berkisar antara 500-800 ribu lot saham. Sejauh ini, 60 ribu lot saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp6,6 miliar.
Direktur Utama BSA Logistics, Edwin Wibowo sebelumnya mengaku kaget dengan antusiasme investor terhadap saham WBSA. Saham logistik tersebut menjadi emiten pertama yang IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini.
"Jujur, saya sendiri juga tidak menyangka antusias pasar yang sangat positif terhadap penawaran saham kami dengan oversubscribed (kelebihan permintaan) mencapai hampir 400 kali," kata Edwin.
Bursa sebelumnya menetapkan suspensi perdagangan atas saham WBSA pada Jumat (17/4/2026) serta peringatan Unusual Market Activity (UMA) pada satu hari sebelum suspensi. Namun, hal tersebut tak menyurutkan laju saham WBSA untuk melanjutkan reli.
(Rahmat Fiansyah)