MARKET NEWS

WEGE Raih Kontrak Baru Rp775 Miliar, Didominasi Proyek Pemerintah

Desi Angriani 26/08/2026 15:35 WIB

Perolahan kontrak tersebut naik signifikan sebesar 568 persen dari periode yang saham tahun sebelumnya Rp116 miliar.

WEGE Raih Kontrak Baru Rp775 Miliar, Didominasi Proyek Pemerintah (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) atau WIka Gedung mencatatkan perolehan kontrak baru Rp775 miliar per Agustus 2026.

Perolahan kontrak tersebut naik signifikan sebesar 568 persen dari periode yang saham tahun sebelumnya Rp116 miliar. 

Dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (26/8/2026) komposisi pemberi kerja (project owner) pada kontrak baru perseroan ditopang secara mayoritas oleh pemerintah sebesar 83 persen disusul oleh BUMN sebesar 17 persen. 

Dari sisi tipologi proyek, segmen fasilitas publik menjadi kontributor utama sebesar 63 persen, sedangkan 37 persen sisanya bersumber dari pengembangan residensial.

Proyek-proyek yang didapatkan Perseroan yaitu Hunian Sementara (Huntara) Aceh Tamiang, Hunian ASN Aceh, Pasca Darurat Sumut, Pasca Darurat Sumbar, BRT Sumut (Mebidang), Sekolah Garuda Kaltara (JO), Office Keet SR Aceh, RSUD Rupit (JO), Modular Internal Huntara Aceh, RDBI Sumut, Huntara Tegal, Hunian Puskesmas Lokop Aceh, Huntara Tamiang 4 Danantara, Pembangunan Poliklinik Temanggung, dan Rumah Sakit di Kalimantan Selatan.

Rasio Debt to Equity (DER) WEGE per Juni 2026 berada di angka 0,98x, artinya perseroan memiliki kondisi keuangan yang sangat aman dari sisi utang, dengan rasio utang berbunga hanya sebesar 0,07x. 

Perseroan juga tidak memiliki utang obligasi maupun utang sukuk. Ini menjadikan Perseroan lebih dapat memaksimalkan leverage operasional secara fleksibel tanpa terbebani oleh tingginya biaya keuangan (cost of funds).

Rendahnya porsi utang berbunga (interest-bearing debt) secara langsung meminimalkan dampak fluktuasi suku bunga makro, sekaligus memberikan ruang gerak likuiditas (headroom) yang lapang bagi Perseroan untuk mendanai modal kerja dan menangkap peluang proyek-proyek strategis secara efisien.

(DESI ANGRIANI)

SHARE