MARKET NEWS

WSBP Targetkan Gedung Jurusan Kesehatan Baru Politeknik Negeri Madura Selesai Agustus 2026

Rahmat Fiansyah 14/08/2026 09:10 WIB

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) tengah membangun Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura (POLTERA).

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) tengah membangun Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura (POLTERA). (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) tengah membangun Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura (POLTERA). Pembangunan gedung baru tersebut ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026.

Saat ini, pekerjaan memasuki tahap akhir dengan fokus pada penyelesaian arsitektur bangunan, instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), serta penyelesaian berbagai ruang praktik dan fasilitas pembelajaran yang dirancang untuk mendukung kegiatan pendidikan di bidang kesehatan secara optimal.

Gedung Jurusan Kesehatan POLTERA dirancang untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik melalui berbagai laboratorium dan fasilitas kesehatan. Dalam proses pembangunannya, WSBP terus memastikan setiap elemen bangunan dan fasilitas pembelajaran terintegrasi dengan baik melalui pengendalian mutu pada setiap tahapan pekerjaan. Langkah ini dilakukan agar seluruh sarana pembelajaran dapat berfungsi sesuai standar teknis dan siap dimanfaatkan secara optimal oleh civitas akademika.

Salah satu fasilitas yang menjadi bagian penting dalam tahap akhir penyelesaian adalah area praktik kesehatan berkonsep mini hospital. Fasilitas ini dirancang menyerupai lingkungan pelayanan kesehatan sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif sebelum memasuki dunia kerja. 

Area tersebut dilengkapi dengan Ruang Objective Structured Clinical Examination (OSCE), ruang triase, ruang medikal bedah, serta berbagai ruang praktik yang mendukung simulasi pelayanan Kesehatan secara nyata. Dalam proses penyelesaiannya, Waskita Beton Precast juga melakukan pengendalian mutu dan pengujian fungsi berbagai fasilitas secara bertahap agar seluruh sarana pembelajaran dapat berfungsi sesuai peruntukannya ketika mulai dimanfaatkan.

Pada tahapan ini, WSBP juga tengah menyempurnakan penambahan fasilitas pembelajaran seperti utilitas bangunan, lift, serta penataan infrastruktur lingkungan melalui pekerjaan paving dan dinding penahan tanah. Keseluruhan fasilitas ini dihadirkan POLTERA untuk mendukung proses pembelajaran vokasi kesehatan yang semakin komprehensif dan adaptif terhadap kebutuhan Pendidikan. 

Kepala Divisi Corporate Secretary PT Waskita Beton Precast Tbk, Fandy Dewanto mengungkapkan, hgga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 92 persen atau berada di atas target pelaksanaan, sehingga penyelesaian proyek tetap diarahkan sesuai jadwal pada akhir bulan ini.

Dia memastikan seluruh pekerjaan dapat selesai sempurna pada tahap akhir, termasuk penyelesaian penambahan berbagai fasilitas pembelajaran dan sistem pendukung bangunan, terlaksana dengan baik agar gedung tersebut dapat memberikan manfaat yang optimal bagi proses belajar mengajar. 

"Komitmen kami tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga pada penyediaan lingkungan pembelajaran yang berkualitas, aman, dan mampu mendukung pengembangan kompetensi tenaga kesehatan di masa depan," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (13/8/2026).

Memasuki tahap akhir pembangunan, penyelesaian pekerjaan arsitektur, sistem MEP, serta optimalisasi fungsi berbagai ruang dan fasilitas menjadi fokus utama. Tahapan ini mencakup integrasi sistem utilitas, penyelesaian ruang praktik, serta pengujian fungsi seluruh fasilitas secara bertahap guna memastikan bangunan siap mendukung proses belajar mengajar sesuai kebutuhan operasional Jurusan Kesehatan POLTERA.

Humas POLTERA, Taufik Hidayat mengatakan, kehadiran Gedung Jurusan Kesehatan ini akan memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif bagi mahasiswa. 

"Dengan dukungan berbagai laboratorium, ruang praktik, mini hospital, hingga penambahan fasilitas lain yang dilakukan, harapannya mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi secara lebih aplikatif sehingga siap menjawab kebutuhan dunia kerja maupun memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujarnya.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE