MARKET NEWS

Zulhas Sebut Ketahanan Pangan RI Kuat di Tengah Gejolak Timur Tengah

Tangguh Yudha 08/04/2026 01:00 WIB

Pemerintah menyebut, ketahanan pangan Indonesia saat ini dalam kondisi kuat meski dunia tengah menghadapi ketidakpastian global akibat konflik Timur Tengah.

Ketahanan pangan RI saat ini dinilai kondisi kuat meski tengah menghadapi ketidakpastian global akibat konflik Timteng. (Foto: iNews Media/Tangguh Yudha)

IDXChannel - Pemerintah menyebut, ketahanan pangan Indonesia saat ini dalam kondisi kuat meski dunia tengah menghadapi ketidakpastian global akibat konflik Timur Tengah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas mengatakan, pemerintah berhasil mempercepat pelaksanaan program prioritas di sektor ketahanan pangan. Salah satunya program swasembada pangan yang sukses dicapai hanya dalam waktu satu tahun.

"Kita sudah swasembada pangan, alhamdulillah. Kalau makan aman kita, walaupun ada masalah di internasional, geopolitik, ada peperangan, tapi soal makan aman. Stok beras kita melimpah dan lain-lain lebih dari cukup ya, karena antisipasi yang tepat tadi," ujarnya saat konferensi pers di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Lebih lanjut, Zulhas menyebut kondisi Indonesia saat ini lebih siap dibandingkan sejumlah negara lain yang dinilai belum memiliki kesiapan serupa menghadapi tekanan global, meski tetap ada dampak dari situasi internasional terhadap berbagai sektor.

Dia menilai penguatan di sektor pangan, peternakan, perikanan, perdagangan, energi, hilirisasi, hingga program Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian.

Selain itu, Zulhas juga menegaskan harga beras tetap stabil dan stok nasional mencukupi. Bahkan di tengah potensi ancaman El Nino yang diperkirakan terjadi tahun ini, dia memastikan cadangan beras nasional masih aman hingga tahun depan.

"Beras aman, ya tidak ada kenaikan apa pun, stok cukup. Sampai tahun 2026 insyaallah beras kita aman ya, bahkan saya kira 2027 insyaallah," katanya.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE