Gaji Tukang Ganti Ban Balap Tembus Rp5,40 Miliar Setahun dan Masih Terima Bonus
Tukang ganti ban balap masuk dalam Pit Crew, mereka bertugas mengganti komponen mobil balap dalam ajang balap. Ada 22 orang tergabung dalam pit crew.
IDXChannel—Berapakah gaji tukang ganti ban balap? Dalam ajang balap F1, terdapat beberapa staff yang bekerja dalam tiap pemberhentian mobil, atau pit stop, mereka disebut pit crew.
Dikutip dari Sportskeeda (20/11), pengganti ban balap yang bekerja dalam pit crew, bisa menerima gaji tahunan sekitar USD350.000, atau sekitar Rp5,40 miliar per tahun. Semua pit crew menerima gaji pokok dari tiap ajang balap, dan bonus jika timnya menang.
Untuk tiap ajang balap, pengganti ban menerima bayaran USD5.000 atau sekitar Rp77,17 juta. Namun jika timnya memenangkan balapan, maka mereka akan menerima bonus senilai USD2.500, atau sekitar Rp38,58 juta.
Dalam ajang balap F1, tiap-tiap mobil akan berhenti di pit stop untuk mengisi bensin dan mengganti komponen-komponen mobil yang perlu diganti, termasuk ban. Kecepatan pemberhentian mobil di pit stop adalah momentum strategis yang menentukan kelanjutan balapan.
Pada zaman dulu, pemberhentian di pit stop bisa memakan waktu yang cukup lama, yakni bisa mencapai hitungan menit. Namun seiring kemajuan teknologi otomotif, pemberhentian pit stop bisa selesai dalam waktu yang sangat cepat, yakni hitungan detik.
“Pit stop sarat dengan aksi yang sangat cepat dan keputusan yang diambil dalam hitungan detik. Semua dilakukan agar mobil dapat kembali ke track balap secepat mungkin,” seperti yang ditulis oleh Mercedes dalam situs resminya.
Menurut catatan Mercedes, setidaknya ada 22 orang yang terlibat dalam pemberhentian pit stop. Sebanyak 12 pit crew berfokus pada proses penggantian ban. Ada tiga orang yang bertugas untuk tiap ban, dan ada empat ban mobil yang mesti diganti.
Satu orang bertugas mengendurkan dan mengencangkan ban, satu orang bertugas melepas ban lama, dan satu orang bertugas memasang ban baru. Untuk mengganti ban, mobil harus diangkat dengan mesin di bagian depan dan belakang yang dioperasikan oleh dua pit crew.
Kemudian ada dua orang bertugas di tengah mobil untuk menjaga keseimbangan kendaraan di atas jack. Mereka juga bertugas membersihkan radiator, driver visors dan kacanya jika diperlukan.
Ada dua pit crew lain bertugas di sayap depan, dan satu pit crew yang mengawasi keseluruhan proses pit stop dan menentukan kapan mobil dapat dilepas kembali ke arena balap. Masih ada dua pit crew lainnya yang mengawasi pit stop dari samping.
Untuk mencapai kecepatan pit stop yang memuaskan, pit crew harus berlatih menjalankan tugasnya secara rutin. Tim Mercedes sendiri bisa berlatih sebanyak 60 kali pada ajang Grand Prix.
Dalam masa-masa pelatihan ini, semua pit crew bertukar tugas agar mereka dapat berlatih menjalankan penugasan yang berbeda-beda untuk pemberhentian pit stop. Dua puluh dua pit crew ini akan saling bersinergi bekerja secara kompak.
Berdasarkan catatan Sportskeeda, berikut ini adalah posisi-posisi yang diisi dalam satu pit crew:
- Crew Chief
- Refuelling person (pengisi bensin)
- Tyre changers (pengganti ban)
- Tyre carriers (pengangkut ban)
- Jack men (pit crew yang mengangkat tuas jack)
- Wing men (pit crew di samping)
- Stabilizer (pit crew yang menyeimbangkan mobil saat diangkat)
- Lollipop man
- Starter man
- Fire extinguisher man (pemadan api)
Gaji seorang crew chief jelas bisa lebih tinggi dibanding anggota pit crew lainnya, ditaksir bisa mencapai USD1 juta dalam setahun, nilai ini setara dengan Rp15,43 miliar dalam setahun. Crew Chief bisa menerima bonus USD5.000 jika timnya menang.
Crew pit yang bertugas mengisi bahan bakar mobil bisa menerima gaji tahunan sebesar USD350.000, sama dengan gaji tukang ganti ban balap. Sementara crew pit lain dengan tugas-tugas lain, menerima gaji dalam rentang USD30.000 sampai dengan USD270.000 dalam setahun.
Itulah estimasi gaji tukang ganti ban balap yang bekerja sebagai crew pit untuk tiap-tiap tim balap internasional. (NKK)