MILENOMIC

Tips Nabung Rp5 Juta per Tahun dengan Yield 10 Persen, Bahkan Lebih

Shifa Nurhaliza Putri 25/09/2023 17:05 WIB

Menabung Rp5 juta per tahun dengan yield 10% atau bahkan Rp10 juta dengan waktu 6 bulan sangat bisa dilakukan

Tips Nabung Rp5 Juta per Tahun dengan Yield 10 Persen, Bahkan Lebih. (Foto: Nabung Rp5 Juta per Tahun dengan Yield 10%)

IDXChannel – Menabung Rp5 juta per tahun dengan yield 10% atau bahkan Rp10 juta dengan waktu 6 bulan sangat bisa dilakukan, tetapi dengan tips berikut ini. Untuk mengumpulkan tabungan secara konsisten, Anda perlu benar-benar memahami tips dan triknya.

Melakukan kegiatan menabung aktif benar-benar salah satu cara terbaik untuk merencanakan keuangan Anda. Sehingga, seseorang kemudian bisa mencapai tujuan keuangannya di masa depan. Meskipun hal ini penting, namun perlu ada konsistensi dalam pengelolaan keuangan agar tujuan Anda tidak tercapai.

Dengan menetapkan target jumlah dan jangka waktu, dapat memotivasi seseorang untuk mencapai tujuan keuangannya dan menyisihkan uang.

Menabung Rp5 juta per tahun dengan yield 10%

Coba perhatikan bagaimana cara agar Anda bisa sukses menabung Rp5 juta per tahun dengan keuntungan 10% atau bahkan Rp10 juta dalam 6 bulan: 

1. Analisis Penghasilan
Untuk mengetahui strategi mana yang bisa Anda gunakan, Anda perlu mengetahui semua pendapatan yang Anda peroleh setiap bulannya. Per November 2021, gaji UMR di Provinsi DKI Jakarta ditetapkan sebesar Rp4.453.935.

Untuk memudahkan analisa, mari kita bulatkan gaji UMR Jakarta menjadi Rp4.500.000. Jumlah tersebut berarti Anda perlu menyisihkan minimal Rp1.700.000 per bulan selama enam bulan berturut-turut.

Jika Anda memiliki penghasilan lain selain gaji saat ini, penggalangan dana akan lebih cepat. Gunanya mencatat seluruh pendapatan yang diperoleh dan menganalisis apakah pengeluaran pokok setiap bulannya ditutupi oleh pendapatan yang tersedia.

Jika semua pengeluaran sudah ditanggung dan penghasilan Anda masih tersisa sedikit, Anda bisa menabung tanpa perlu mengkhawatirkan apa pun.

2. Membagi Persentase Pengeluaran
Analisis pendapatan yang telah dilakukan sebelumnya akan membawa Anda ke tahap alokasi persentase pengeluaran. Cara ini sangat membantu Anda dalam mengatur keuangan pribadi dan menekan pengeluaran dengan lebih mudah. Nah, tips berikut ini bisa membantu Anda memastikan Anda mencapai jumlah tabungan yang telah ditentukan.

Dari 100% gaji yang Anda terima, perkiraan rasio alokasinya adalah sebagai berikut:
- 10% zakat atau zakat.
- asuransi 10%. 
- 30% makanan, listrik,  air.
- Dana darurat sebesar 10%.
- 40% tabungan liburan

Anda dapat membagi persentase pendapatan yang Anda peroleh setiap bulannya dengan perkiraan  di atas. Tidak harus sama persis, semua persentasenya bisa Anda sesuaikan berdasarkan biaya yang  dikeluarkan setiap bulannya. Namun, dengan membagi persentasenya seperti ini, seluruh pendapatan bisa dikelola secara akurat.

3. Menghentikan Semua Kredit
Menghentikan segala aktivitas kredit penting yang bisa membantu Anda mendapatkan Rp 10 juta dalam enam bulan.

Apakah strategi menabung Anda sebelumnya tidak pernah berhenti menggunakan kredit? Jika iya, inilah penyebab mengapa Anda tidak bisa menabung. Berhemat sambil terus melakukan pembelian secara kredit, misalnya jika Anda menuangkan air ke dalam gelas yang berlubang. Airnya tidak akan memenuhi gelas, bukan?

Hal ini tidak membantu jika Anda menabung setiap bulan, namun uang yang ditabung akan masuk ke bank untuk melunasi seluruh kredit yang telah diambil. Jadi pastikan  Anda tidak menggunakan pulsa untuk melakukan pembelian. Hal ini akan meringankan beban Anda dan Anda tidak perlu lagi khawatir dengan hutang yang masih harus dibayar.

4. Dapatkan Penghasilan Tambahan
Pada perhitungan di atas, gaji Rp4.500.000 per bulan ternyata bisa membantu Anda mendapatkan penghasilan Rp10 juta dalam enam bulan. Namun, jika pengeluaran pokok yang Anda keluarkan setiap bulannya  lebih tinggi karena memiliki tanggungan lain, maka Anda bisa mencari penghasilan tambahan. Di era digital saat ini, Anda bisa membuka usaha dengan modal  sedikit atau  tanpa  modal.

Anda bisa mencoba menjalankan bisnis reseller, dropshipper, jastip atau bahkan freelance. Beberapa bisnis ini bisa menghasilkan penghasilan tambahan  untuk membantu Anda mengumpulkan dana sebesar Rp10 juta. Namun Anda tidak perlu terpaku pada contoh sebelumnya. Jika Anda mempunyai ide untuk mendapatkan penghasilan tambahan, lakukanlah. (SNP)

SHARE