News

9,03 Juta Orang Diprediksi Naik Pesawat Terbang Selama Lebaran 2026

Iqbal Dwi Purnama 12/03/2026 03:00 WIB

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memprediksi jumlah penumpang pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2026 mencapai 9,03 juta orang.

InJourney Airports memprediksi jumlah penumpang pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2026 mencapai 9,03 juta orang. (Foto: iNews Media/Iqbal Dwi Purnama)

IDXChannel - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memprediksi jumlah penumpang pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2026 mencapai 9,03 juta orang. Angka tersebut tumbuh 2 persen dibandingkan tahun lalu.

Wakil Direktur Utama InJourney Airports, Achmad Syahir mengatakan, dua bandara tersibuk di Indonesia, yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang diprediksi melayani 3,01 juta penumpang, sementara Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebanyak 1,13 juta penumpang.

"Angkutan lebaran merupakan periode tersibuk di sepanjang tahun. Oleh karena itu, InJourney Airports bersama stakeholders berupaya memastikan ketersediaan kapasitas angkutan udara bagi pemudik dengan menyiagakan bandara untuk beroperasi 24 jam menyesuaikan kebutuhan maskapai penerbangan termasuk mengakomodir penerbangan tambahan (extra flight)," ujarnya dalam konferensi pers di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (11/3/2026).

SAdapun lima bandara tersibuk pada Angkutan Lebaran 2026 ini adalah Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar dan Kualanamu Deli Serdang.

Syahir menambahkan, sejalan dengan kenaikan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga diperkirakan naik 3,24 persen menjadi 63.553 penerbangan dari sebelumnya 61.556 penerbangan.

Guna memastikan kelancaran operasional dan pelayanan di tengah peak season ini, seluruh bandara di bawah InJourney Airports akan membuka Posko Terpadu Monitoring Data di periode angkutan lebaran pada 13-30 Maret 2026.

"Posko diaktifkan selama 18 hari sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan dan memudahkan koordinasi di antara stakeholders bandara. Posko ini akan mengolah data dan laporan untuk menjadi dasar dalam mengambil kebijakan, memastikan kelancaran operasional dan pelayanan bandara, serta kelancaran penerbangan," tuturnya.

Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, bersama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan operasional dan layanan 37 bandara pada periode angkutan lebaran 2026. Seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports sebagai bagian dari InJourney Group, akan menyambut pemudik pada angkutan lebaran yang berlangsung mulai 13 Maret 2026 hingga - 30 Maret 2026.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama InJourney, Maya Watono menambahkan, sebagai holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, momentum libur Lebaran tahun ini menjadi periode dengan trafik tertinggi di seluruh lini bisnis InJourney.

"Kami melihat pergerakan yang sangat positif, khususnya dari pasar domestik yang tahun ini menjadi fokus utama. Harapannya, momentum ini dapat berjalan lancar sekaligus mendorong pertumbuhan kinerja di seluruh ekosistem," ujar Maya.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE