Arab Saudi Ajak Puluhan Negara Lawan Blokade Houthi di Laut Merah
Arab Saudi berupaya membangun koalisi internasional untuk melindungi pelayaran di Laut Merah dari serangan kelompok Houthi asal Yaman.
IDXChannel - Arab Saudi berupaya membangun koalisi internasional untuk melindungi pelayaran di Laut Merah dari serangan kelompok Houthi asal Yaman.
Dilansir dari Al Jazeera pada Kamis (30/7/2026), sejumlah sumber mengatakan bahwa Arab Saudi membangun komunikasi denhan puluhan negara.
"Komposisi koalisi belum final dan sedang dibahas dengan puluhan negara," kata seorang sumber kepada kantor berita Reuters.
Ketegangan di Laut Merah meningkat bulan ini, memperburuk prospek ekonomi global yang sudah tertekan akibat penutupan Selat Hormuz.
Pada 20 Juli, Houthi mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi, menuduh Negara Petrodolar tersebut menindas Yaman selama hampir 12 tahun.
Houthi memgambil alih ibu kota Yamanz Sanaa, pada 2014. Arab Saudi kemudian membantu pemerintahan Yaman yang diakui komunitas internasional untuk melawan kelompok pemberontak itu.
Houthi merupakan sekutu dekat Iran. Kelompok itu memberlakukan blokade maritim di Laut Merah setelah Teheran menutup Selat Hormuz sebagai balasan atas agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Konflik di Selat Hormuz dan Laut Merah mengguncang pasokan energi global, sehingga mendorong harga minyak lebih tinggi.
Di Yaman, pemerintah yang diakui secara internasional menuduh Houthi bekerja di bawah arahan Iran untuk membangun sistem pengenaan biaya bagi kapal-kapal yang melintasi Laut Merah lewat Selat Bab al-Mandeb. (Wahyu Dwi Anggoro)