Arab Saudi Ingin Gencatan Senjata Selama 2 Minggu dengan Houthi
Arab Saudi dikabarkan menawarkan gencatan senjata selama dua minggu kepada kelompok Houthi di Yaman.
IDXChannel - Arab Saudi dikabarkan menawarkan gencatan senjata selama dua minggu kepada kelompok Houthi di Yaman.
Dilansir dari Al Mayadeen pada Jumat (18/9/2026), seorang sumber mengatakan bahwa Arab Saudi mengajukan tawaran tersebut melalui Oman
Arab Saudi dan Houthi kembali bertempur baru-baru ini setelah konflik mereda selama empat tahun. Selain pertempuran di darat, kedua pihak juga saling melancarkan serangan udara dengan jet tempur, rudal, dan pesawat nirawak.
Perang saudara di Yaman pecah pada 2014 setelah Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sekitarnya. Setahun setelahnya, Arab Saudi memimpin koalisi untuk membantu pemerintahan Yaman yang diakui komunitas internasional.
Pekan lalu, Houthi berhasil menguasai seluruh wilayah Yaman yang berbatasan dengan Laut Merah, memperkuat cengkeraman kelompok itu terhadap jalur maritim vital tersebut.
Di sisi lain, Arab Saudi kesulitan membangun aliansi untuk melawan Houthi. Amerika Serikat (AS) dikabarkan menolak berpartisipasi dalam operasi militer Riyadh di Yaman.
Jika disepakati, gencatan senjata dua minggu akan membuka peluang diadakannya pembicaraan damai antara kedua pihak. (Wahyu Dwi Anggoro)