News

AS Beri Sanksi untuk Enam Perusahaan Minyak dan Petrokimia Iran

Wahyu Dwi Anggoro 10/02/2023 11:11 WIB

Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap produsen petrokimia Iran.

AS Beri Sanksi untuk Enam Perusahaan Minyak dan Petrokimia Iran. (Foto: MNC Media)

IDXChannelAmerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap produsen petrokimia Iran dan perusahaan lain yang disebut berperan dalam memproduksi, menjual, dan mengirimkan produk petrokimia dan minyak bumi Iran ke pembeli-pembeli di Asia.

Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) yang merupakan bagian dari Departemen Keuangan AS, yang menyasar enam produsen yang berbasis di Iran dan tiga perusahaan di Malaysia dan Singapura dalam upaya untuk menutup sumber pendapatan gelap Iran.

“Iran semakin beralih ke pembeli di Asia Timur untuk menjual produk petrokimia dan minyak bumi, yang melanggar sanksi AS,” Wakil Menteri Keuangan untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan Brian E. Nelson mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir The Hill pada Kamis (9/2/2023).

“Amerika Serikat tetap fokus menyasar sumber pendapatan ilegal Teheran, dan akan terus memberlakukan sanksi terhadap mereka yang dengan sengaja memfasilitasi perdagangan ini,” kata Nelson.

Perusahaan-perusahaan tersebut dikenai sanksi karena menjual dan mengirimkan minyak bumi dan petrokimia untuk Triliance Petrochemical Co. Ltd.

Triliance dijatuhi sanksi pada tahun 2020 karena telah membantu, mensponsori, atau memberikan dukungan keuangan, materi, atau teknologi kepada Perusahaan Minyak Nasional Iran.

Produsen petrokimia Iran Amir Kabir Petrochemical Company dan anak perusahaannya Simorgh Petrochemical Company termasuk di antara perusahaan Iran yang dikenai sanksi, bersama dengan empat anak perusahaan dari Perusahaan Petrokimia Marun Iran, yang dikenai sanksi tahun lalu.

Sense Shipping and Trading SDN BHD yang berbasis di Malaysia  dan perusahaan yang berbasis di Singapura, Asia Fuel PTE. Ltd. dan Unicious Energy PTE. Ltd. juga terkena sanksi.

Sebelumnya, OFAC menjatuhkan sanksi kepada 13 perusahaan di Uni Emirat Arab dan Hong Kong musim gugur lalu karena memfasilitasi penjualan petrokimia dan minyak bumi Iran ke Asia Timur.

(WHY)

SHARE