AS Pantau Demo Besar di Iran, Siap Intervensi
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan melakukan intervensi jika aparat keamanan Iran menembak para demonstran.
IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan melakukan intervensi jika aparat keamanan Iran menembak para demonstran.
Dilansir dari AFP pada Jumat (2/1/2026), Iran dilanda demo besar sepekan ke belakang yang dipicu anjloknya nilai tukar mata uang.
Setidaknya tujuh orang, termasuk seorang anggota sukarelawan pasukan keamanan, telah menjadi korban jiwa.
"Jika Iran menembak dan membunuh demonstran damai secara brutal, Amerika Serikat akan datang menyelamatkan mereka," kata Trump dalam sebuah unggahan di platform media sosial Truth Social miliknya.
"Kami siap siaga dan siap beraksi," ujarnya.
Gelombang demonstransi telah menyebar dari ibu kota Teheran ke seluruh negeri. Para pemilik toko memulai protes akhir pekan lalu.
Televisi pemerintah melaporkan bahwa seorang anggota sukarelawan pasukan keamanan Iran tewas di wilayah Kouhdasht di bagian barat Iran. Setidaknya enam warga sipil juga dilaporkan tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan di seluruh negeri.
Ekonomi Iran tertekan selama bertahun-tahun sejak AS memberlakukan kembali sanksi keras pada 2018. Saat itu, Trump menarik diri dari perjanjian nuklir dengan Iran.
Demonstrasi kali ini masih lebih kecil daripada kerusuhan besar pada tahun 2022, yang dipicu oleh kematian aktivis Mahsa Amini dalam tahanan, yang ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian untuk perempuan. (Wahyu Dwi Anggoro)