AS Siap Bicarakan Kesepakatan Damai di Pakistan Besok, Trump: Kesempatan Terakhir Iran
Trump mengatakan negosiator dari negaranya akan berada di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Senin (20/4/2026) untuk membicarakan kesepakatan damai dengan Iran.
IDXChannel – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan negosiator dari negaranya akan berada di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Senin (20/4/2026) untuk pembicaraan yang bertujuan mengakhiri perang di Iran.
Dalam unggahan di media sosial pada Minggu, Trump tidak merinci pejabat mana yang akan dikirim AS pada putaran kedua pembicaraan tatap muka dengan Iran di Islamabad. Pembicaraan akhir pekan lalu, di mana Wakil Presiden JD Vance memimpin delegasi AS, berakhir tanpa kesepakatan.
Dalam unggahannya, Trump menuduh Iran melanggar gencatan senjata dua minggu yang akan berakhir pada hari Rabu dengan menembakkan peluru pada Sabtu di Selat Hormuz, seperti dilansir dari Aljazeera, Minggu (19/4/2026).
Presiden AS mengancam akan menghancurkan infrastruktur sipil di Iran jika negara itu tidak menerima kesepakatan yang ditawarkan AS.
“Kami menawarkan kesepakatan yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerimanya karena, jika tidak, Amerika Serikat akan menghancurkan setiap pembangkit listrik, dan setiap jembatan di Iran,” tulis Trump.
Trump mengatakan kepada Fox News bahwa ini adalah “kesempatan terakhir” bagi Iran untuk menyetujui kesepakatan damai.
Trump juga mengatakan dia tidak akan membuat “kesalahan yang sama” seperti mantan Presiden Barrack Obama yang pemerintahannya menandatangani kesepakatan nuklir komprehensif dengan Iran pada 2015.
“Jika Iran tidak menandatangani kesepakatan ini, seluruh negara akan hancur,” Trump memperingatkan.
(Febrina Ratna Iskana)