News

ASDP: Penyeberangan Merak-Bakauheni Masih Normal di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Nia Deviyana 06/09/2026 16:59 WIB

Cabang Merak dan Cabang Bakauheni tetap melayani pengguna jasa sesuai ketentuan operasional yang berlaku, dengan terus memperhatikan perkembangan kondisi cuaca.

ASDP: Penyeberangan Merak-Bakauheni Masih Normal di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang saat ini berada pada Level III (Siaga). Berdasarkan laporan teknis terbaru, aktivitas erupsi menerus masih berlangsung dan potensi ancaman bahaya saat ini berasal dari aliran lava yang dapat disertai lontaran batu pijar.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, operasional layanan penyeberangan pada lintasan Merak–Bakauheni hingga saat ini masih berjalan normal

“Cabang Merak dan Cabang Bakauheni tetap melayani pengguna jasa sesuai ketentuan operasional yang berlaku, dengan terus memperhatikan perkembangan kondisi cuaca, perairan, serta aktivitas Gunung Anak Krakatau,” 
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, dalam keterangan tertulis, Minggu (6/9/2026).

Untuk memastikan keselamatan dan kelancaran layanan, Cabang Merak dan Bakauheni secara intensif melakukan pemantauan situasi di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait. 

“Setiap perkembangan informasi dari otoritas berwenang menjadi perhatian dalam menentukan langkah operasional yang diperlukan,” ujarnya.

ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan melalui lintasan Merak–Bakauheni untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait layanan penyeberangan. Pengguna jasa juga diharapkan memperhatikan arahan petugas di lapangan serta melakukan perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk memperoleh informasi terbaru terkait layanan penyeberangan, kondisi operasional, maupun bantuan perjalanan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center ASDP 191.

ASDP akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. 

“Apabila terdapat perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi keselamatan pelayaran maupun kelancaran layanan, perusahaan akan melakukan penyesuaian operasional sesuai rekomendasi dan arahan dari instansi berwenang,” tuturnya.

(NIA DEVIYANA)

SHARE