Balas Serangan Israel, Houthi Tembakkan Rudal ke Kota Eilat
Kelompok militan Houthi asal Yaman menembakkan sejumlah rudal ke Kota Eilat di selatan Israel pada Minggu (21/7/2024).
IDXChannel - Kelompok militan Houthi asal Yaman menembakkan sejumlah rudal ke Kota Eilat di selatan Israel pada Minggu (21/7/2024) setelah negara zionis tersebut membombardir wilayahnya sehari sebelumnya.
Dilansir dari Reuters, Israel mengatakan pasukannya berhasil mematahkan serangan rudal tersebut.
"Kami akan terus menyerang," kata Juru Bicara Houthi Mohammed Abdulsalam kepada stasiun televisi Al Jazeera pada Minggu.
Houthi telah meluncurkan rudal dan drone ke wilayah Israel dan mengganggu aktivitas pelayaran di Laut Merah sejak akhir 2023. Aksi kelompok militan tersebut merupakan tanggapan atas operasi militer Israel di Jalur Gaza.
Tel Aviv mengatakan Houthi telah melancarkan 200 serangan ke wilayah Israel sejak dimulainya operasi militer di Jalur Gaza pada Oktober 2023. Mayoritas dapat dicegat dan tidak mematikan.
Namun, serangan drone Houthi berhasil menghantam Tel Aviv dan menewaskan satu orang pada Jumat. Sebagai balasan, Israel membombardir Pelabuhan Hodeidah di Yaman pada Sabtu.
Pada Minggu, militer Israel mengatakan sistem pertahanan rudal Arrow 3 miliknya menembak jatuh proyektil rudal permukaan-ke-permukaan yang diluncurkan dari Yaman. Sebelum intersepsi, sirene serangan udara terdengar di Eilat, membuat warga berlarian mencari perlindungan.
Serangan udara Israel ke Pelabuhan Hodeidah pada Sabtu menewaskan enam orang dan melukai puluhan lainnya, sumber medis di Yaman mengatakan kepada Reuters. Israel mengatakan pelabuhan tersebut digunakan Houthi untuk menerima kriman senjata dari Iran.
Sama seperti kelompok Hamas di Gaza dan Hizbullah di Lebanon, Houthi juga memiliki hubungan dekat dengan Iran, rival kuat Israel di Timur Tengah. (WHY)