News

Bendungan Cijurey dan Cibeet Ditargetkan Rampung 2027

Iqbal Dwi Purnama 15/04/2026 08:50 WIB

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan Bendungan Cijurey dan Bendungan Cibeet rampung paling cepat tahun 2027.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan Bendungan Cijurey dan Bendungan Cibeet rampung paling cepat tahun 2027. (Foto: Dok. PU)

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan Bendungan Cijurey dan Bendungan Cibeet rampung paling cepat tahun 2027. Kedua proyek ini ditujukan untuk memperkuat pengendalian banjir di wilayah hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, khususnya Kabupaten Karawang dan Bekasi.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan, dalam tujuh tahun terakhir, kerugian akibat banjir di wilayah Citarum Hilir mencapai Rp5,6 triliun atau rata-rata sekitar Rp800 miliar per tahun. Kondisi ini menunjukkan perlunya solusi struktural jangka panjang untuk mengurangi risiko dan dampak banjir berulang. 

"Saya berharap bisa selesai paling tidak 2027–2028. Dengan mata kepala, saya sendiri melihat kalau itu tidak segera diselesaikan, saya khawatir Karawang dan Bekasi banjir lagi,” kata Dody dalam keterangan resmi, Selasa (14/4/2026). 

Penyelesaian Bendungan Cijurey dan Cibeet diproyeksikan mampu mereduksi banjir hingga 80 persen untuk periode ulang 5 tahunan, serta menekan potensi kerugian hingga Rp16 triliun dalam periode 25 tahun. 

Bendungan Cijurey yang berlokasi di Kabupaten Bogor memiliki kapasitas tampung sekitar 14,37 juta m³ dengan tinggi bendungan 78 meter dan panjang 614 meter. Bendungan ini diproyeksikan mampu mereduksi banjir sebesar 59,33 persen atau setara 172,94 m³/detik dengan luas area terdampak sekitar 72 hektare (ha), serta mendukung layanan irigasi seluas 2.047 ha di wilayah Kecamatan Cariu, Sukamakmur, dan Tanjungsari.

Hingga 10 April 2026, progres fisik Bendungan Cijurey telah mencapai 37,20 persen dengan penyerapan anggaran sebesar 32,84 persen. 

Sementara itu, Bendungan Cibeet dirancang sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir DAS Citarum Hilir yang terintegrasi bersama Bendungan Cijurey dan Bendungan Cipamingkis.

Bendungan Cibeet memiliki kapasitas tampung sekitar 83,28 juta m³ dan diproyeksikan mampu mereduksi banjir pada area terdampak seluas 5.822 ha atau setara pengurangan debit banjir sebesar 297,97 m³/detik.

Selain fungsi pengendalian banjir, Bendungan Cibeet juga mendukung ketahanan air, energi, dan pangan melalui layanan Daerah Irigasi Tarum Barat seluas 7.800 ha serta pengembangan irigasi baru sekitar 1.036,97 ha di wilayah Jawa Barat.

Namun demikian, pembangunan Bendungan Cibeet masih menghadapi tantangan pembebasan lahan. Hingga April 2026, realisasi pembebasan lahan baru mencapai sekitar 7,9 persen dari total kebutuhan 1.700,26 ha.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE