News

BNPB Tetapkan Tiga Strategi Modifikasi Cuaca Hari Ini, Termasuk Lewat Bandara Kertajati

Felldy Utama 07/09/2026 16:04 WIB

BNPB menyiapkan tiga strategi operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk meluruhkan abu vulkanik imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.

BNPB Tetapkan Tiga Strategi Modifikasi Cuaca Hari Ini, Termasuk Lewat Bandara Kertajati. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) kembali menggelar rencana operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada hari ini, Senin (7/9/2026). Langkah ini menjadi bagian dari rencana utama untuk meluruhkan abu vulkanik imbas erupsi Gunung Anak Krakatau yang sudah menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk DKI Jakarta.

Dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan, bahwa sedianya operasi ini sudah direncanakan pada hari Minggu (6/9/2026) kemarin. Namun, rencana ini belum terlaksana lantaran sejumlah bandara melakukan penutupan sementara penerbangan.

"Tapi hari kemarin kami belum bisa berhasil Bapak Presiden karena semua pesawat ini nggak bisa terbang tertutup. Nah hari ini kami menggunakan tiga strategi," kata Suharyanto dalam laporannya di Ratas terkait penanganan bencana.

Strategi pertama, BNPB akan tetap menyiagakan satu tim di lapangan terbang Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel) untuk menggelar modifikasi cuaca. Jika lapangan terbang sudah bisa dibuka akses penerbangannya, tim akan segera diterbangkan untuk segera menggelar OMC di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Yang kedua kami dapat informasi juga barusan bahwa Kertajati ini juga sudah terbuka. Jadi hari ini juga kami akan berusaha melaksanakan operasi modifikasi cuaca pesawatnya terbang dari Bandara Kertajati Majalengka," ujarnya.

Strategi ketiga apabila seluruh Bandara di Jawa masih dilakukan penutupan sementara, maka BNPB akan menggeser pesawat OMC yang berada di Samarinda menuju Semarang.

"Nah di Semarang ini nanti kami akan melaksanakan OMC karena Bandara Ahmad Yani Semarang ini tidak tertutup, ini paling tidak kami bisa melaksanakan OMC untuk meluruhkan abu-abu yang sekarang menutupi penerbangan di empat provinsi tersebut," tuturnya. (Febrina Ratna Iskana)

SHARE