News

BYD, Baidu, dan Alibaba Masuk Daftar Hitam Pentagon AS

Wahyu Dwi Anggoro 09/06/2026 14:39 WIB

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) menambahkan beberapa perusahaan terkemuka China.

BYD, Baidu, dan Alibaba Masuk Daftar Hitam Pentagon AS. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) menambahkan beberapa perusahaan terkemuka China, termasuk raksasa teknologi Alibaba, produsen mobil listrik BYD, dan platform mesin pencari Baidu, ke dalam daftar hitamnya.

Dilansir dari AP pada Selasa (9/6/2026), hal ini mencegah perusahaan-perusahaan tersebut untuk mendapatkan proyek dari Pentagon.

Dibuat pada 2021, daftar tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi perusahaan yang menurut Pentagon memiliki hubungan dengan militer China.

Daftar ini tidak hanya menyasar perusahaan yang secara langsung dikendalikan oleh militer China, tetapi juga perusahaan yang dianggap berkontribusi pada industri pertahanan negara tersebut.

China menolak keras adanya daftar tersebut. Beijing menuduh Pentagon melakukan diskriminasi terhadap perusahaan asal negaranya 

"AS melanggar konsep keamanan nasional dan membuat daftar diskriminatif untuk menargetkan perusahaan China," kata Kedutaan Besar China di AS dalam pernyataannya.

Pihak kedutaan menegaskan bahwa perusahaan China selalu mematuhi hukum dan peraturan negara tempat mereka berbisnis. 

"AS harus menghentikan praktik yang salah ini dan menciptakan lingkungan yang adil, setara, dan tidak diskriminatif bagi perusahaan China," katanya.

Usai pembaruan kali ini, daftar tersebut terdiri dari 188 entitas China, naik dari sekitar 130 tahun lalu. 

Meskipun perusahaan yang ada dalam daftar masih dapat berbisnis di AS, mereka mendapatkan reputasi buruk dan bisa menghadapi lebih banyak pembatasan. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE