News

Cerita Hashim Tegur Dadan Hindayana Cs usai Endus Adanya Penyelewengan MBG

Felldy Utama 08/08/2026 08:46 WIB

Hashim menceritakan kembali soal dirinya yang sudah meminta Formas untuk ikut mengawal dan mengawasi program Pemerintahan Presiden Prabowo, termasuk program MBG

Cerita Hashim Tegur Dadan Hindayana Cs usai Endus Adanya Penyelewengan MBG (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel  - Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) Hashim S Djojohadikusumo menceritakan bahwa dirinya sudah sejak lama melakukan pengawasan terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Sebagai utusan khusus Presiden bidang Iklim dan Energi, ia mengaku tak segan menegur langsung Dadan Hindayana yang kala itu menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Mulanya, Hashim menceritakan kembali soal dirinya yang sudah meminta Formas untuk ikut mengawal dan mengawasi program Pemerintahan Presiden Prabowo, termasuk program MBG.

"Saya bilang waktu itu dua tahun lalu satu tahun lalu, saya minta Formas dan waktu itu 80 anggota Formas untuk ikut mendampingi, mengawal, mengawasi, memantau program-program Presiden Prabowo termasuk MBG saya betul nggak?" kata Hashim dalam sambutannya di acara Formas yang digelar di Podomoro University, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Menurut dia, keterlibatan Formas sebagai elemen masyarakat sangat penting agar jangan sampai BGN kala itu terbebas dari praktik korupsi. Ia tak ingin, perilaku jahat ini akan merusak program prioritas Presiden.

Bahkan, Hashim mengaku sudah menegur langsung kepada Dadan Hindayana yang kala itu menjabat sebagai Kepala BGN, ketika mendapat laporan adanya dugaan penyelewengan.

"Saya sudah bilang, saya sudah berapa, tiap hari saya semprot Dadan Hidayana. Jam 11.00 malam jam 12.00 malam saya belum tidur, saya kirim 'Pak ini laporan di sini, laporan di sini, laporan di sini, ada anak buah Bapak brengsek ini ini ini tolong cek," ujarnya.

"Siap pak, siap pak, akan saya laksanakan Pak. Saya bisa kasih lihat jawaban dia," ujar Hashim.

Tak sampai di situ, pada September tahun 2025 lalu, Hashim sengaja memprakarsai pertemuan dengan pimpinan BGN kala itu dengan mendatangkan Jampdisus saat itu yang masih dijabat Febrie Adriansyah dan Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh.

"Saya bilang Pak Dadan, saya minta bantuan beliau-beliau ini untuk mengawasi Bapak dan dan itu sudah September tahun lalu," tutur dia.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE