News

China Cetak Rekor Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Angin-Surya, Dayanya Capai 357 Gigawatt

Ibnu Hariyanto 30/01/2025 09:17 WIB

China baru saja mencetak rekor dengan membangun pembangkit listrik energi terbarukan di 2024.

China baru saja mencetak rekor dengan membangun pembangkit listrik energi terbarukan di 2024. (foto: MNC media)

IDXChannel- China baru saja mencetak rekor dengan membangun pembangkit listrik energi terbarukan di 2024. China membangun lebih banyak pembangkit listrik tenaga angin dan surya dari target dan melampaui negara-negara lain.

Dilansir AP, Kamis (30/1/2025), menurut Administrasi Energi Nasional, China membangun 357 gigawatt tenaga surya dan angin, masing-masing meningkat 45 persen dan 18% dari jumlah yang sudah beroperasi pada akhir 2023.

Jumlah ini setara dengan membangun 357 pembangkit listrik tenaga nuklir ukuran penuh dalam satu tahun.

Pembangunan yang masif itu membuat China telah melampaui target, enam tahun lebih awal, untuk memiliki 1.200 gigawatt dari energi terbarukan pada 2030. Target ini disampaikan Presiden China Xi Jinping lima tahun yang lalu.

Kemajuan ini membuat China semakin memposisikan sebagai negara paling besar berkontribusi terhadap perubahan iklim.

"Meskipun emisi keseluruhan China adalah yang terbesar di antara negara manapun, mereka telah mengakui bahwa membangun energi terbarukan dengan cepat sangat penting untuk ketahanan energi dan iklim. Dengan adanya perubahan pemerintahan di AS baru-baru ini, China siap untuk memimpin dunia dalam transisi energi," kata Penasihat Kebijakan Senior di Project Drawdown, Daniel Jasper.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) juga menghasilkan lonjakan instalasi energi bersih pada 2024. Menurut angka awal dari American Clean Power Association, jumlah energi bersih di AS telah mencapai 268 gigawatt yang berasal dari tenaga surya dan angin.

China tidak hanya membangun dan menggunakan banyak energi bersih namun merupakan pengekspor peralatan terpenting untuk energi tersebut.

Menurut Badan Energi Internasional, China adalah pemasok utama baterai, panel surya, dan turbin angin, serta elektroliser yang digunakan untuk membuat bahan bakar hidrogen.

(Ibnu Hariyanto)

SHARE