News

Dampak Insiden KA Bandara, KAI Commuter Pastikan Refund 100 Persen untuk Penumpang

Annastasya Rizqa 20/02/2026 13:40 WIB

Calon penumpang yang terlanjur membeli tiket untuk perjalanan hari ini dapat mengajukan refund. 

Dampak Insiden KA Bandara, KAI Commuter Pastikan Refund 100 Persen untuk Penumpang. (Foto: MNC Media)

IDXChannelKAI Commuter melakukan pengembalian dana penuh kepada calon penumpang KA Bandara yang perjalanannya terdampak oleh insiden antara truk dan kereta bandara di perlintasan Bandara Soekarno-Hatta pada pagi tadi (20/2/2026). 

CS Stasiun KA Bandara Najwa mengatakan seluruh rute perjalanan KA Bandara dihentikan sejak Jumat pagi hingga kurun waktu yang belum ditentukan. Sehingga calon penumpang yang terlanjur membeli tiket untuk perjalanan hari ini dapat mengajukan refund

“Kita tidak beroperasi saat ini dan penumpang juga melakukan refund 100 persen,” ungkap Najwa kepada iNews Media Group saat ditemui di Stasiun KA Bandara, Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2026).

Najwa mengatakan KA Bandara masih dalam proses perbaikan dan seluruh jadwal keberangkatan dibatalkan. Untuk penumpang yang ingin melakukan perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta, bisa menggunakan KRL Commuter Line sampai Stasiun Duri.

Adapun sekitar 40-50 penumpang KA Bandara yang dibatalkan perjalanannya imbas insiden kecelakaan tersebut sejak pukul 06.00 WIB. “Kalau naik KRL mau ke bandara itu bisa sampai Stasiun Duri,” jelasnya.

Menurut pantauan iNews Media Group pada pukul 11.00 WIB, tak terjadi penumpukan penumpang di Stasiun KA Bandara Manggarai. Area pintu masuk KA Bandara Manggarai pun dijaga petugas dan tak beroperasi sementara waktu.

Sementara itu, KAI Commuter terus melakukan percepatan proses evakuasi rangkaian Commuter Line Basoetta No. 806 yang mengalami kendala operasional akibat tertemper truk di perlintasan sebidang JPL 21 Stasiun Rawa Buaya – Stasiun Batuceper.

Hingga pukul 09.13 WIB, petugas gabungan KAI Commuter dan KAI Daop 1 Jakarta masih terus bekerja di lokasi untuk mengangkat rangkaian kereta yang keluar jalur menggunakan sarana penolong. 

Fokus utama saat ini adalah membebaskan jalur rel agar layanan perjalanan dapat segera kembali normal.

“Selain itu, petugas gabungan juga melakukan perbaikan prasarana, yakni listrik aliran atas (LAA), yang turut berdampak pada kejadian ini,” Karina Amanda, selaku VP Corporate Secretary KAI Commuter Line, menambahkan.

Guna menekan dampak keterlambatan, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi pada lintas Duri – Tangerang dan Commuter Line Basoetta. Berdasarkan data terkini, terdapat 11 perjalanan yang direkayasa dan 12 perjalanan yang dibatalkan.

Sebanyak delapan perjalanan lintas Tangerang Commuter Line No. 1912A, 1914A, 1922A, 1924A, 1932A, 1934A, 1942A, dan 1944A perjalanannya hanya sampai Stasiun Rawa Buaya untuk kembali menuju Stasiun Duri. 

Selain itu, Commuter Line No. 1915A hanya sampai Stasiun Tanah Tinggi untuk kembali ke Tangerang. Untuk Commuter Line Basoetta No. 803A dan 819A, perjalanannya hanya sampai Stasiun Batuceper untuk kembali menuju Stasiun di Bandara Soekarno-Hatta.

Sehubungan dengan adanya penyesuaian operasional, terdapat pembatalan sejumlah jadwal perjalanan hari ini, yaitu Commuter Line Basoetta ada 6 perjalanan yang dibatalkan, Commuter Line No. 810A, 811A, 804A, 817A, 820A, 833A. Lalu Commuter Line lintas Tangerang ada 6 perjalanan yang dibatalkan. Yakni Commuter Line No. 1917A, 1918A, 1925A, 1926A, 1927A, 1928A.

“Kami menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jasa akibat perubahan jadwal dan pembatalan perjalanan Commuter Line Basoetta dan Commuter Line lintas Tangerang - Duri,” tutur Karina.

(Nadya Kurnia)

SHARE