News

Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas, Peruri Gelar Pelatihan Sablon

Tim IDXChannel 05/06/2026 16:52 WIB

Keahlian praktis ini diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan baru, membuka peluang usaha mandiri, serta menjadi bekal yang kuat untuk bersaing di dunia kerj

IDXChannel – Peruri menggelar pelatihan cetak sablon bagi penyandang disabilitas di Rumah BUMN Karawang. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperluas akses pemberdayaan ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pelatihan yang juga melibatkan Kreasi Tuli Indonesia (KTI) Foundation ini diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Karawang ini dirancang untuk membekali mereka dengan keterampilan dasar cetak sablon.

Keahlian praktis ini diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan baru, membuka peluang usaha mandiri, serta menjadi bekal yang kuat untuk bersaing di dunia kerja.

Head of Corporate Secretary Peruri, Adi Sunardi menegaskan bahwa program ini sejalan dengan fokus Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk menciptakan masyarakat yang terampil dan berdaya saing.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis yang aplikatif, tetapi juga peningkatan kepercayaan diri. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendorong pemerataan kesempatan agar teman-teman disabilitas dapat terus berkarya dan berkontribusi nyata dalam kegiatan ekonomi,” kata Adi.

Di tengah langkah masif Peruri bertransformasi menjadi perusahaan teknologi high security, program ini menjadi bukti bahwa perusahaan tetap berpijak pada upaya pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan dasar yang membuka kemandirian ekonomi.

Langkah ini juga merupakan wujud nyata kontribusi Peruri terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pilar Pekerjaan Layak dan Berkurangnya Kesenjangan.

Sejalan dengan hal tersebut, Founder KTI Foundation, Inaraya, menyampaikan bahwa pelatihan menyablon dipilih karena relatif mudah dipelajari dan memiliki prospek bisnis yang menjanjikan.

“Masih banyak penyandang disabilitas dengan potensi dan semangat tinggi yang belum mendapatkan akses pelatihan yang tepat. Keterampilan sablon ini bisa menjadi bekal yang sangat relevan bagi mereka, baik untuk merintis wirausaha maupun bekerja di sektor percetakan,” kata Inaraya.

SHARE