News

Ekspor Minyak AS Naik Tajam sejak Trump Mulai Perang di Timur Tengah

Wahyu Dwi Anggoro 17/04/2026 14:15 WIB

Ekspor minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik menjadi 5,2 juta barel per hari (bph) pekan lalu, tertinggi dalam tujuh bulan.

Ekspor Minyak AS Naik Tajam sejak Trump Mulai Perang di Timur Tengah. (Foto: AP)

IDXChannel - Ekspor minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik menjadi 5,2 juta barel per hari (bph) pekan lalu, tertinggi dalam tujuh bulan.

Dilansir dari Reuters pada Jumat (17/4/2026), peningkatan ini didorong serangan AS dan Israel terhadap Iran, yang mengguncang produksi minyak di Timur Tengah.

Menurut firma riset Kpler, setidaknya 2,4 juta bph, atau sekitar 47 persen dari ekspor minyak AS pekan lalu, dikirim ke Eropa.

Sebanyak 1,49 juta bph, atau sekitar 37 persen, menuju Asia, naik dari 30 persen setahun yang lalu.

Pembeli utama termasuk Belanda, Jepang, Prancis, Jerman, dan Korea Selatan.

"Ekspor AS kemungkinan akan mencapai sekitar 5,2 juta bph sepanjang April,"  kata Analis Kpler Matt Smith.

AS diperkirakan hanya dapat mengekspor minyak hingga enam juta bph, kata para pedagang dan analis, dengan alasan keterbatasan kapasitas pipa dan ketersediaan kapal. 

Rekor tertinggi dicatat pada 2023. Ekspor minyak AS saat itu sempat mencapai 5,6 juta bph.

Lonjakan ekspor membuat AS hampir menjadi eksportir bersih minyak mentah pekan lalu. Impor bersih minyak mentah AS, selisih antara impor dan ekspor, menyempit menjadi 66.000 bph minggu lalu, terendah sejak pencatatan mingguan dimulai pada 2021.

Secara tahunan, AS terakhir kali menjadi pengekspor bersih minyak mentah pada 1943. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE