News

Harga Avtur Naik Imbas Konflik Iran–AS, Lufthansa Group Pangkas 20.000 Penerbangan

Kurnia Nadya 23/04/2026 18:58 WIB

Lufthansa Group memangkan puluhan ribu penerbangan untuk menghemat ketersediaan bahan bakar.

Harga Avtur Naik Imbas Konflik Iran–AS, Lufthansa Group Pangkas 20.000 Penerbangan. (Foto: Istimewa)

IDXChannelLufthansa Group memangkas 20.000 penerbangan jarak pendek hingga Oktober 2026. Pemangkasan penerbangan ini adalah imbas dari lonjakan harga avtur, buntut dari peperangan yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat. 

Melansir AP News (23/4/2026), rute-rute yang dipangkas adalah rute yang kurang menguntungkan, umumnya terfokus pada bandara penghubung di kota-kota di Jerman. Pemangkasan ini setara dengan penghematan 40.000 ton avtur. 

Sebelumnya, Lufthansa telah menutup salah satu anak usahanya, yakni Cityline, untuk memangkas ongkos operasional. Selain itu, Lufthansa juga dikabarkan berencana untuk melakukan konsolidasi antara jaringan maskapainya di Eropa. 

Avtur adalah komponen terbesar dalam struktur biaya operasional penerbangan pesawat. Dengan kenaikan harga avtur karena pasokan minyak dunia yang tidak stabil akibat perang, maskapai harus mencari cara untuk menutup biaya operasional. 

Menaikkan harga penerbangan dan memangkas rute adalah beberapa cara yang umum dilakukan maskapai untuk penghematan. 

Lufthansa mengaku telah mengamankan avtur dalam jumlah yang cukup untuk beberapa minggu ke depan dan tengah mengupayakan langkah untuk menjaga ketersediaan avturnya untuk musim panas. 

Selain Lufthansa Group, beberapa maskapai penerbangan besar internasional juga membatalkan jadwal penerbangan pada Mei. Misalnya Delta Air Lines, United Airlines, Emirates, Qatar Airways, Air China, dan sebagainya. 


(Nadya Kurnia)

SHARE