News

Heboh Rumah Sri Mulyani di Amerika Serikat: Masih Dicicil, Dibeli Demi Hemat Biaya Hunian

Kurnia Nadya 08/03/2023 13:59 WIB

Menkeu Sri Mulyani membeli rumah di Amerika Serikat untuk menekan biaya hidup selama bertugas di World Bank pada 2010-2016.

Heboh Rumah Sri Mulyani di Amerika Serikat: Masih Dicicil, Dibeli Demi Hemat Biaya Hunian. (Foto: MNC Media)

IDXChannelRumah Sri Mulyani di Maryland, Amerika Serikat, menjadi sorotan seiring atensi publik tengah terarah pada instansi yang dipimpinannya. Rumah itu, diakuinya, dibeli atas pertimbangan ekonomis. 

Laporan hartanya menjadi sorotan publik, sebab ada rumah yang ia beli seharga belasan miliar di Maryland, Amerika Serikat. Namun ada penjelasan logis dibalik pembelian rumah itu. Dalam talkshow ‘Kick Andy’ yang tayang di salah satu stasiun televisi, Sri Mulyani membeberkan penjelasannya. 

Ia rupanya membeli rumah tersebut saat ia memangku jabatan selaku managing director di World Bank. Pertimbangan untuk membeli rumah di negeri paman sam itu dilandasi oleh pengalamannya saat bertugas di IMF selama dua tahun pada 2002-2004. 

Beberapa minggu belakangan, atensi publik terarah pada Kementerian Keuangan, menyorot kinerja dan etos yang ditunjukkan para pejabatnya. Karena kasus penganiayaan yang dilakukan oleh putra salah satu mantan pejabat Dirjen Pajak berbuntut pada penelusuran harta dan kekayaan para pejabat Kemenkeu. 

Setelah Rafael Alun Trisambodo jadi bulan-bulanan, Eko Darmanto pun mesti menerima giliran menjadi fokus perhatian publik. Sebelum Eko, komunitas pengendara motor besar yang beranggoatan pegawai DJP pun pernah dikritik publik. 

Sorotan ini pun pada akhirnya sampai pada menteri keuangan sendiri. Namun dengan terbuka, Sri Mulyani menyampaikan seluruh kepemilikan harta dan kekayaannya pada Komisi Pemberantas Korupsi. 

Bagaimana jelasnya? Simak ulasan berikut ini. 

Rumah Sri Mulyani di Maryland: Dibeli Bukan Karena Ingin Bermewah-Mewah

Dalam talkshow yang dibawa oleh Andy F. Noya itu, Sri Mulyani mengatakan bahwa rumah itu ia beli saat ia bertugas sebagai managing director World Bank pada 2010. Saat itu, ia mengundurkan diri sebagai menteri keuangan untuk mengampu jabatan itu. 

“Saya pernah bertugas di IMF pada 2002—2004, sebelum saya dipanggil pulang untuk jadi menteri. Jadi saya sudah tahu kalau saya di World Bank, di Washington DC, maka setiap tahun kami akan keluar uang untuk sewa rumah sekian,” tuturnya. 

Kemudian, lanjutnya, atas pertimbangan dari pengalamannya sebelumnya di IMF, maka Sri Mulyani dan suami memutuskan untuk tidak lagi menyewa rumah, melainkan langsung membeli rumah untuk menekan biaya sewa. 

Apalagi, saat itu kontrak tugasnya di World Bank terbilang cukup lama. Sri Mulyani menjabat posisi selaku managing director genap selama enam tahun, yakni sejak 1 Juni 2010 hingga 27 Juli 2016.

Dari penuturannya itu, dapat disimpulkan bahwa keputusannya untuk membeli rumah di Amerika Serikat dilakukan dengan mempertimbangkan sisi ekonomis biaya hidup yang mesti dikeluarkannya tiap tahun. 

Berdasarkan LHKPN Sri Mulyani periode 2021, tercatat bahwa ia memiliki tanah dan bangunan seluas 414.16 meter persergi di negara lain—yakni Amerika Serikat—senilai Rp18,64 miliar. 

Namun rumah itu dibelinya secara mencicil, oleh karenanya, ia masih tercatat memiliki utang senilai Rp9,21 miliar. Itu adalah sisa cicilan rumah yang harus dilunasinya. Secara total, harta kekayaan Sri Mulyani adalah Rp58,04 miliar. 

Demikianlah ulasan singkat tentang rumah Sri Mulyani di Maryland, Amerika Serikat, yang dibeli sang menteri saat bertugas di World Bank. (NKK)

SHARE