Hidrasi dengan Air Minum Murni Demi Jaga Kualitas Kerja Ginjal
Kurang minum air putih bukan hanya soal rasa haus, tapi juga berdampak pada kinerja tubuh.
IDXChannel - Kebutuhan cairan harian sangat penting untuk menjaga keseimbangan metabolisme, fungsi organ, hingga konsentrasi. Kurang minum air putih bukan hanya soal rasa haus, tapi juga berdampak pada kinerja tubuh secara menyeluruh.
Hal ini dikatakan dokter spesialis penyakit dalam Cynthia Natalia. Menurutnya tubuh yang tidak terhidrasi pada satu jam pertama biasanya masih mampu beradaptasi. Namun, kadar cairan mulai menurun perlahan. Produksi air liur berkurang sehingga mulut terasa kering, dan otak mulai mengirim sinyal haus. Pada fase ini, konsentrasi dapat sedikit menurun, terutama bila disertai aktivitas fisik atau berada di ruangan ber-AC.
Efek dehidrasi ringan mulai lebih terasa, jika tubuh tidak terhidrasi selama tiga jam. Beberapa orang mulai merasakan sakit kepala ringan, lelah, atau sulit fokus. Kulit juga bisa mulai terasa lebih kering, dan warna urine menjadi lebih pekat—tanda awal tubuh kekurangan cairan.
“Kebiasaan kurang minum air putih dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti batu ginjal karena ada penumpukan mineral yang tidak terlarut dengan baik dan gangguan konsentrasi dan kelelahan kronis, terutama pada pekerja aktif dan lansia," kata dia
Konsumsi air minum setidaknya harus dilakukan setiap 1-2 jam untuk menghindari dampak buruk dehidrasi serta efek jangka panjang pada kesehatan. Menjaga pola hidrasi tubuh sebagai kebiasaan yang baik, perlu dibarengi dengan jenis air minum berkualitas.
Konsumsi air minum murni dapat mengurangi risiko penurunan kemampuan kerja ginjal sebesar 11 persen dibandingkan dengan mengonsumsi minuman berperasa dan mengandung gula. Untuk menjawab kebutuhan tersebut Amidis hadir sebagai Air minum murni (demineral yang sudah dimasak) yang berkualitas.
Head of Marketing Amidis Astrid Adelaide Siregar mengatakan, proses produksi Amidis dilakukan dengan metode multifiltrasi dan distilasi sehingga Air Minum yang dihasilkan merupakan air murni.
“Amidis adalah satu-satunya air murni yang diproses melalui teknologi multifiltrasi dan dimasak dengan pemanasan 110 derajat celcius (distilasi). Uap air yang dihasilkan benar-benar murni untuk dikonsumsi karena tidak ada kontaminan apapun," kata Astrid.
"Proses inilah yang memastikan Amidis menjadi air minum terbaik untuk menghidrasi tubuh. Proses Multifiltrasi dan distilasi merupakan teknologi keamanan ekstra untuk menjaga ginjal Anda," lanjutnya.
Selain memastikan kualitas, Amidis juga hadir sebagai solusi mengatasi hidrasi bagi keluarga modern yang peduli akan kesehatan namun mendamba kepraktisan.
“Memastikan keluarga Indonesia mendapatkan air minum dengan kualitas terbaik merupakan visi dan misi dari Amidis,” kata Commercial Director Amidis Tirta Mulia Susilo Gunadi.