Houthi Makin Leluasa Kendalikan Laut Merah usai Rebut Kota Pelabuhan Mocha
Kelompok Houthi memperkuat cengkeramannya di kawasan Laut Merah setelah merebut kota pelabuhan Mocha yang terletak dekat Selat Bab al-Mandeb.
IDXChannel - Kelompok Houthi memperkuat cengkeramannya di kawasan Laut Merah setelah merebut kota pelabuhan Mocha yang terletak dekat Selat Bab al-Mandeb.
Dilansir dari Al Jazeera pada Kamis (10/9/2026), keberhasilan kelompok pro-Iran tersebut merupakan pukulan bagi pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi.
Selat Bab el-Mandeb merupakan jalur maritim vital yang menghubungkan Laut Merah dengan Samudera Hindia. Houthi dapat lebih mudah memantau dan mengendalikan selat itu melalui Mocha.
“Jika mereka menguasai Mocha, mereka akan mengendalikan hampir seluruh pantai Yaman di Laut Merah. Itu berarti akan lebih mudah untuk mengendalikan Bab al-Mandeb," kata analis pertahanan Wolfgang Pusztai kepada Al Jazeera.
Berbeda dengan Selat Hormuz yang memiliki lebar sekitar 50 kilometer (km), Selat Bab al-Mandeb jauh lebih sempit, yaitu sekitar 20 km.
“Ini berarti mereka dapat mengendalikannya hanya dengan artileri
Mereka bahkan tidak perlu menggunakan rudal atau drone untuk menyerang kapal. Ini tentu akan menjadi pukulan besar bagi pelayaran Arab Saudi dan pelayaran internasional,” kata Pusztai.
Konflik antara Houthi dan Arab Saudi kembali memanas dalam beberapa bulan ke belakang. Kelompok itu mengumumkan blokade terhadap kapal asal Negeri Petrodolar tersebut di Laut Merah baru-baru ini.
Houthi merebut sejumlah wilayah Yaman, terutama bagian barat yang bersebelahan dengan Laut Merah, pada 2014 dari pemerintah.
Setahun setelahnya, Arab Saudi membantu pemerintah Yaman dan mendukung koalisi untuk memukul mundur Houthi.
Memanasnya konflik antara Houthi dan Arab Saudi terjadi di tengah perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Blokade yang dilakukan kelompok itu semakin menyulitkan ekspor minyak Riyadh setelah lumpuhnya Selat Hormuz. (Wahyu Dwi Anggoro)