Iran Akan Bebas Jual Minyak usai Teken Mou Damai dengan AS
Iran akan dapat segera menjual minyak usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) perdamaian dengan Amerika Serikat (AS).
IDXChannel - Iran akan dapat segera menjual minyak usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) perdamaian dengan Amerika Serikat (AS).
Menurut seorang pejabat senior AS yang menolak disebut namanya, pencabutan sanksi atas penjualan minyak Iran akan berlaku setelah MoU itu ditandatangani minggu ini.
Dilansir dari Wall Street Journal (WSJ) pada Rabu (17/6/2026), pencabutan sanksi juga mencakup layanan perbankan, transportasi, dan asuransi untuk memfasilitasi penjualan.
Namun, pejabat AS tersebut mengatakan bahwa pencabutan sanksi tersebut memiliki beberapa syarat.
"Ini adalah kesepakatan berbasis kinerja," kata pejabat tersebut.
"Iran hanya dapat mengakses manfaat dari MoU jika mereka mematuhi semua poin yang telah mereka sepakati - termasuk tidak memiliki senjata nuklir, menetralkan pasokan uranium yang diperkaya, dan tidak mengganggu arus navigasi bebas di Selat Hormuz," katanya.
Pemerintahan Presiden Donald Trump memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran pada 2018 atas tuduhan pengembangan senjata nuklir. Iran selalu mengatakan bahwa program nuklirnya untuk tujuan damai.
Analis minyak Brett Erickson mengatakan, Iran memiliki lebih dari 100 juta barel minyak yang tersimpan di kapal tanker sehingga dapat dengan mudah dijual.
Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters pada Minggu bahwa draf akhir nota kesepahaman dengan AS mencabut sanksi minyak terhadap Iran untuk jangka waktu tertentu, memungkinkan Teheran untuk menjual minyak dan menerima pendapatan. Setelah kesepakatan akhir, semua sanksi AS terhadap Iran akan dicabut sesuai dengan jadwal yang disepakati. (Wahyu Dwi Anggoro)