Iran dan AS Masih Negosiasi Alot jelang Berakhirnya Gencatan Senjata
Iran dan Amerika Serikat (AS) masih melakukan negosiasi yang alot, beberapa hari menjelang berakhirnya gencatan senjata sementara.
IDXChannel - Iran dan Amerika Serikat (AS) masih melakukan negosiasi yang alot, beberapa hari menjelang berakhirnya gencatan senjata sementara.
Dilansir dari Asia One pada Minggu (19/4/2026), gencatan senjata selama dua minggu yang diumumkan pekan lalu akan berakhir pada 22 April.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan, belum ada tanggal yang ditetapkan untuk putaran negosiasi selanjutnya antara kedua negara. Dia menambahkan bahwa kerangka kerja kesepahaman harus disepakati terlebih dahulu sebelum tanggal ditentukan.
Pembicaraan tingkat tinggi AS-Iran di ibu kota Pakistan, Islamabad, gagal membuahkan hasil pekan lalu.
"Kami sekarang fokus pada penyelesaian kerangka kerja kesepahaman antara kedua belah pihak. Kami tidak ingin memasuki negosiasi atau pertemuan apa pun yang pasti akan gagal dan yang dapat menjadi dalih untuk eskalasi baru," kata Khatibzadeh kepada wartawan di sela-sela forum diplomasi di Antalya, Turki baru-baru ini.
"Sampai kita menyepakati kerangka kerjanya, kita tidak bisa menetapkan tanggalnya. Sebenarnya ada kemajuan signifikan yang telah dicapai. Tetapi kemudian pendekatan maksimalis dari pihak lain, yang mencoba menjadikan Iran pengecualian dari hukum internasional, mencegah kita mencapai kesepakatan," katanya.
Khatibzadeh merujuk pada tuntutan AS atas program nuklir Iran. Teheran menolak untuk melepaskan simpanan uranium yang diperkaya miliknya.
"Saya harus sangat jelas bahwa Iran tidak akan menerima untuk menjadi pengecualian dari hukum internasional. Apa pun yang akan kita lakukan akan berada dalam kerangka peraturan internasional dan hukum internasional," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)