Iran Tegaskan Kesepakatan Damai dengan AS Harus Adil dan Komprehensif
Iran menegaskan hanya akan menerima kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS) yang adil dan komprehensif.
IDXChannel - Iran menegaskan hanya akan menerima kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS) yang adil dan komprehensif.
Dilansir dari TRT World pada Rabu (6/5/2026), hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam kunjungannya ke China.
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk melindungi hak dan kepentingan sah kami dalam negosiasi," kata Araghchi di Beijing setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi.
"Kami hanya akan menerima kesepakatan yang adil dan komprehensif," ujarnya.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa ia menghentikan sementara misi pengawalan kapal di Selat Hormuz yang dinamakan Project Freedom, dalam upaya untuk mencapai kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
"Misi Project Freedom akan dihentikan sementara untuk jangka waktu singkat untuk melihat apakah perjanjian dapat diselesaikan dan ditandatangani atau tidak," kata Trump di media sosial.
Kunjungan Araghchi ini dilakukan sebelum lawatan Trump ke China yang dijadwalkan pada 14-15 Mei untuk bertemu Presiden Xi Jinping. Perang di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz diperkirakan menjadi salah satu fokus pertemuan kedua pemimpin. (Wahyu Dwi Anggoro)