News

Jakarta Jadi Tuan Rumah KTT D-8, Pemerintah Fokus Siapkan Agenda Substantif

Binti Mufarida 05/02/2026 09:44 WIB

Pemerintah tengah mematangkan persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing Eight (D-8) yang akan digelar di Jakarta.

Jakarta Jadi Tuan Rumah KTT D-8, Pemerintah Fokus Siapkan Agenda Substantif (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan pemerintah tengah mematangkan persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing Eight (D-8) yang akan digelar di Jakarta. 

Menurutnya, fokus utama persiapan diarahkan pada penyusunan substansi agar pertemuan menghasilkan kesepakatan yang konkret dan dapat diimplementasikan.

“Kita sedang menyusun substansinya. Intinya adalah bagaimana menjadikan KTT kali ini sebagai satu yang sifatnya konkret, kemudian ada hasil-hasil yang nyata,” kata Sugiono kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (4/2/2026).

Dia menjelaskan salah satu hasil konkret yang ingin dicapai Indonesia adalah penguatan kerja sama ekonomi antarnegara anggota. Ia menyebut kolaborasi ini berpotensi memperbesar kekuatan ekonomi bersama.

“Kalau kemarin kita ingin bahwa hasil konkret dan nyata itu terwujud dalam satu kerja sama ekonomi yang lebih kuat. Karena masing-masing negara anggota ini punya kekuatan ekonomi masing-masing. Dan kalau misalnya dipadukan itu justru merupakan satu kekuatan yang besar,” ujarnya.

“Jadi secara garis besar itu yang ingin kita dapatkan. Dan ini sedang dibicarakan substansi-substansi yang sifatnya lebih detail,” tutur Sugiono.

Selain substansi, pihaknya juga menyiapkan aspek teknis penyelenggaraan seperti lokasi KTT. Sugiono memastikan Jakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan para pemimpin negara anggota D-8.

“Venuenya nanti rencananya di Jakarta. Kita cari tempat yang representatif,” katanya.

Diketahui, Indonesia akan menjadi Ketua Developing-8 (D-8) Organization for Economic Cooperation mulai 1 Januari 2026, untuk periode 2026–2027. Serah terima resmi keketuaan akan dilakukan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12, yang akan diselenggarakan di Jakarta pada April 2026.

D-8 merupakan organisasi kerja sama ekonomi negara-negara berkembang yang terdiri dari Azerbaijan, Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan dan Türkiye. 

Organisasi ini mewakili sekitar 1,3 miliar penduduk dunia, memiliki total Produk Domestik Bruto kolektif sekitar USD5,1 triliun, serta mencatat perdagangan intra-D-8 sebesar kurang lebih USD157 miliar.

Dengan komposisi geografis yang luas mencakup Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Tengah, Timur Tengah, dan Afrika, D-8 menempati posisi yang semakin strategis sebagai blok ekonomi penyeimbang dan motor penggerak kerja sama ekonomi Selatan–Selatan. 

(kunthi fahmar sandy)

SHARE